Keributan Antar Pencari Suaka Dipicu oleh Makanan, Pemprov Tertibkan Pemberian Bantuan

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku, kedepan pihaknya akan menertibkan pembagian bantuan tersebut.

Keributan Antar Pencari Suaka Dipicu oleh Makanan, Pemprov Tertibkan Pemberian Bantuan
ISTIMEWA
Keributan di gedung pengungsian di eks Kodim Kalideres, Jakarta Barat. Kondisi terkini di depan gedung pengungsian. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN LAMA - Keributan antar pencari suaka sempat terjadi di lokasi pengungsian yang berada di Jalan Bedugul, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (22/8/2019) lalu.

Keributan ini sendiri diduga disebabkan oleh pembagian bantuan yang tidak merata.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku, kedepan pihaknya akan menertibkan pembagian bantuan tersebut.

"Kami pastikan lagi kalau asa bantuan datang, pembagian tertib dan jumlahnya cukup agar tidak menimbulkan masalah seperti sekarang," ucapnya, Jumat (23/8/2019).

Tolak Kehadiran Pencari Suaka, Warga Kalideres Buat Spanduk Tiga Pilihan Lokasi Penampungan

Guna mengantisipasi kerusuhan kembali, Anies pun mengatakan, Pemprov DKI telah memisahkan para pencari suaka asal Sudan dan Afganistan yang kemarin sempat terlibat keributan.

"Saat ini kondisinya mereka dipisah pengungsi dari Sudan dan dri Afganistan," ujarnya di Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, aksi kerusuhan antar pencari suaka asal Sudan dan Afganistan sempat terekam kamera.

Berdasarkan video amatir yang diterima TribunJakarta.com, lemparan batu dan kayu beterbangan di halaman gedung eks Kodim Jakarta Barat yang menjadi lokasi penampungan para pengungsi.

Mereka juga menyerang pos keamanan yang menjadi tempat penyimpanan makanan.

Bahkan, anggota kepolisian dari Polsek Kalideres, Aiptu Daud Santoso mengalami luka dibagian tangan akibat terkena lemparan benda yang dilemparkan para pencari suaka.

Akibat bentrokan itu, akses di Jalan Bedugul sempat ditutup untuk umum.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved