Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Cisadane Dihentikan, Besok Basarnas Sisir Pintu Air 10

Pencarian bocah hanyut, Fitrah (12) di Sungai Cisadane dihentikan karena sudah memasuki malam hari.

Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Cisadane Dihentikan, Besok Basarnas Sisir Pintu Air 10
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Proses evakuasi dari tim Basarnas untuk mencari anak kecil yang hanyut di Sungai Cisadane pada Jumat (23/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pencarian bocah hanyut, Fitrah (12) di Sungai Cisadane dihentikan karena sudah memasuki malam hari.

Pencarian bocah yang hanyut sejak pukul 14.30 WIB di Sungai Cisadane tersebut akan dilanjutkan besok, Sabtu (24/8/2019) mulai pukul 07.00 WIB oleh tim gabungan Basarnas.

On Scene Commander (OSC) Tim SAR pencarian orang tenggelam, Rizky menjelaskan, pencarian diberhentikan karena sudah tidak memungkinkan lagi untuk hari ini.

"Untuk pencarian sementara kita hentikan. Malam hari ini kita standby melakukan pemantauan di darat, kemudian besok pagi 07.00 WIB kita sudah akan melaksanakan pencarian lagi," terang Rizky di bantaran Sungai Cisadane, Jumat (23/8/2019).

Ia menjelaskan, jangkauan lokasi pencarian bocah laki-laki tersebut akan diperluas hingga Pintu Air 10 yang merupakan batas dan ujung dari Sungai Cisadane.

"Penyisiran sampai ke pintu air 10 semakin melebar dan menjauh. Metode kita melakukan penyisiran menggunakan perahu karet bermesin," kata Rizky.

Dalam pencarian Fitrah, Basarnas membagi dua tim yaitu Search and Rescue Unit (SRU) yang menyisir kawasan dekat Fitrah terakhir ditemukan.

Sementara, SRU lainnya menyiris kawasan sekitar lokasi terakhir kali Fitrah terlihat sebelum tenggelam dan hanyut oleh Sungai Cisadane.

"Untuk penemuan hari ini korban ada dua, yang satu itu Hussein delapan tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia kemudian sudah diserahkan ke pihak keluarga. Untuk korban kedua atas nama Fitrah 12 tahun sementara ini masih dalam proses pencarian," tutur Rizky.

Halaman
1234
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved