Transportasi Online dan Pribadi Dilarang Antar-Jemput Penumpang di Bawah Stasiun MRT Lebak Bulus

Uji coba penutupan jalur bus rapid transit (BRT) di bawah Stasiun MRT Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, dilakukan hari ini, Jumat (23/8/2019).

Transportasi Online dan Pribadi Dilarang Antar-Jemput Penumpang di Bawah Stasiun MRT Lebak Bulus
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana park and ride di MRT Lebak Bulus pada Jumat (12/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Uji coba penutupan jalur bus rapid transit (BRT) di bawah Stasiun MRT Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, dilakukan hari ini, Jumat (23/8/2019).

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, penutupan jalur tersebut diperuntukkan bagi transportasi online dan kendaraan pribadi.

"Jalur ini hanya diperbolehkan untuk angkutan umum," kata Kamaluddin dalam keterangan persnya.

Uji coba penutupan jalur BRT, sambungnya, akan berlangsung selama satu bulan.

"Uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mendorong masyarakat agar mulai menggunakan area transit plaza sebagai tempat antar dan jemput," ujarnya.

Lurah Makasar Gelar Pentas Seni Musik Tingkat Kelurahan

Cerita Anies Punya Asisten Asal Papua yang Kini Sekolah di Amerika Serikat

Bagi calon penumpang MRT atau Transjakarta yang masuk kategori prioritas seperti lansia dan penyandang disabilitas, pihaknya mengimbau untuk mengakses Stasiun Lebak Bulus dari pintu masuk di sisi Gereja Nehemia.

Sebelumnya, jalur BRT memang kerap dijadikan sebagai tempat antar jemput penumpang oleh transportasi online maupun pribadi, sehingga membuat lalu lintas tersendat.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved