Wakil Wali Kota Beberkan Sederet Keuntungan Jika Bekasi Gabung DKI Jakarta

Tri mengaku selama ini dia juga sudah melakukan perbincangan dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Wakil Wali Kota Beberkan Sederet Keuntungan Jika Bekasi Gabung DKI Jakarta
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto ikut menanggapi wacana wilayahnya gabung ke Provinsi DKI Jakarta.

Tri Adhianto juga membeberkan keuntungan yang akan diperoleh jika hal itu benar-benar terelaisasi.

Keuntungan yang mungkin akan berdampak jika Bekasi gabung DKI Jakarta menurut dia, dari segi kesejahteraan.

Jumlah APBD DKI Jakarta yang cukup besar akan sangat mempengaruhi pemerataan program kesejahteraan untuk masyarakat.

"Yang jelas kita berharap bahwa dari sisi kesejahteraan bisa lebih besar lagi, karena DKI uangnya Rp 86 triliun enggak abis-abis APBD-nya. Kami cuma Rp 6 sampai Rp 7 triliun. Mugkin kebutuhan kita dalam satu kota ini bisa Rp 12 sampai Rp 15 triliun," kata Tri kepada wartawan, Jumat (23/8/2019).

Wali Kota Bekasi dan Depok Setuju Gabung Jakarta, Ridwan Kamil Sebut Tak Relevan Anies Pasrah

Tri mengaku selama ini dia juga sudah melakukan perbincangan dengan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Pokok utama dari wacana penggabungan DKI Jakarta adalah untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

Tapi disamping itu, pembahasan lain semisal wacana membuat provinsi baru yang belakangan ramai digabungkan turut serta dalam perbincangan dengan sang Wali Kota.

Awal Mula Wacana Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Bekasi Tak Mau Kalah Sebut Gabung Jakarta Tenggara

"Ada lah (perbincangan), terus menerus, itu tadi, bagaimana pelayanan dasar pada warga masyarat untuk mempercepar proses, alternatifnya kan ada penggabungan, provinsi baru, atau kita fokus kerja saja. Bagaimana kita mmebuat rasa jati diri Bekasi, kita membranding Bekasi sebagai destinasi sehingga ekonominya maju," tegas dia.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membeberkan bahwa wilayahnya sempat digagaskan untuk masuk menjadi bagian Provinsi DKI Jakarta. Hal ini diutarakan ketika ditanya soal wacana pemekaran wilayah Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Bogor Raya dimana, Bekasi masuk dalam wacana provinisi baru tersebut.

Gubernur Anies Baswedan Bingung Bekasi dan Depok Mau Gabung Jakarta

"Ada yang gagas (wilayah Bekasi) jadi Jakarta Tenggara, karena kesamaan kultur, budaya," kata Rahmat saat dijumpai di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Jumat (16/8/2019).

Gagasan Jakarta Tenggara akan sangat relevan bila dibanding wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya yang sempat disinggung Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor Ade Yasin.

"Pada intinya kalau untuk mempercepat proses kesejahteraan, pembangunan, sah-sah saja, cuma mungkin Bekasi itu lebih identik dengan Jakarta," imbuhnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved