Warga Pesona Serpong Minta Sumur Bor Baru, Wakil Wali Kota Utamakan Pendalaman

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel juga mengamini pembuatan sumur bor baru sebagai solusi kekeringan.

Warga Pesona Serpong Minta Sumur Bor Baru, Wakil Wali Kota Utamakan Pendalaman
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Warga saat mengambil air di sumur bor Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah ketika kekeringan melanda. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Warga perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) meminta Pemkot Tangsel untuk membangun sumur bor baru agar tidak terjadi lagi krisis air saat kemarau.

Saat ini sudah ada dua lubang sumur dengan masing-masing kedalaman 60 dan 80 meter.

Tambahan lubang sumur diyakini warga akan menambah pasokan air.

Seperti diketahui, sampai hari ini, Jumat (23/8/2019), Pesona Serpong masih kesukitan air. Perumahan itu merupakan wilayah langganan krisis air selama bertahun-tahun, bersama dengan wilayah Kampung Koceak, Kranggan, Setu.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel juga mengamini pembuatan sumur bor baru sebagai solusi kekeringan.

Sementara, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyetujui usulan warga agar dibangun sumur bor baru.

Namun karena memakan waktu panjang, maka orang nomor dua di Tangsel itu akan mengutamakan pendalaman sumur yang sudah ada.

"Yang paljng dekat ini, memperdalam sumur yang ada dulu. Kalau bikin baru lagi memang perlu cuma waktunya agak panjang. Yang ada dulu kita perdalam sampai 100 meter," ujar Benyamin kepada awak media.

Selain itu, Benyamin juga berbicara tentang mobil tangki air yang belum dimiliki BPBD.

Tri Susanti, Korlap Massa yang Geruduk Mahasiswa Papua Surabaya: Ini Panggilan Jiwa Untuk NKRI

Densus 88 Amankan 1 Keluarga Terduga Teroris di Lamongan: Keluar Rumah Hanya Saat Ini

Krisis Air di Cibarusah Bekasi, Warga Terpaksa Minum Air Kali

Padahal BPBD sangat berperan dalam memberikan bantuan air bersih dalam kondisi kekeringan atau kondisi bencana lain.

Ia meminta kepada BPBD untuk mengusulkan pengadaan mobil tangki pada APBD 2020.

"Ya dalam kondisi ini minjam salah satu solusi. Tapi dengan pengalaman ini mudah-mudahan mereka akan mengusulkan pada anggaran perubahan atau murni 2020 mendatang," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved