Ibadah Haji 2019

Cerita Nenek Sumarni Menangis Lihat Kakbah dan Rasakan Hujan di Tanah Suci

Sumarni binti Keman (76), jemaah haji kloter 8 Debarkasi Jakarta Pondok Gede mengaku tak henti menangis saat tiba di Tanah Suci.

Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Tri Wahyuni dan Sumarni, jemaah haji kloter 8 asal DKI Jakarta di Gedung SG 2, Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (24/8/2019) 

"Saya sempat badalin ibu. Jadi bayar orang buat dorong Ibu pas di Makah sekitar Rp 6 juta. Itu kan posisi curam, saya enggak berani. Makanya bayar orang," jelasnya.

Sumarni juga merasakan peralihan cuaca dari panas sekitar 48 derajat celcius berubah menjadi mendung bahkan turun hujan.

Ia juga mengatakan mengetahui kabar banjir yang diberitakan terjadi di Tanah Suci.

"Saat itu posisi saya di Mina. Dari Pemerintah Arab Saudi juga sudah ada peringatan bahaya dan lainnya. Sampai saya merasakan sendiri cuaca mendung dan turun hujan dan pas waktu Mbah Moen meninggal, tapi itu hanya mendung," tambahnya.

Ia menjelaskan saat itu hujan memang deras sekali. Kemudian banyak sampah yang menghambat aliran air.

Sehingga nampak seolah seperti banjir padahal hanya air yang menggenang.

"Ketika hujan deras itu, kejadian benarnya ialah seperti air yang menggenang saja akibat banyak sampah. Begitu hujan reda kan saya lihat juga. Di situ air mulai surut ketika hujan reda," tutupnya.

Rindu Bertemu Orangtua, Rombongan Penjemput Sejak Pagi Tiba di Asrama Haji Pondok Gede

Rombongan penjemput jemaah haji sudah tiba sejak pagi hari di halaman parkir Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur.

Sebanyak 393 jemaah haji kloter 8 asal Provinsi DKI Jakarta tiba di Debarkasi Jakarta Pondok Gede, Sabtu (24/8/2019) sekira pukul 10.30 WIB.

Kedatangan jemaah disambut oleh para Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan langsung menuju Gedung Serbaguna (SG) 2, untuk melakukan serangkaian acara penyambutan.

Suasana jemaah haji kloter 8 asal Provinsi DKI Jakarta diantarkan petugas menuju ke tempat keluarganya menjemput, Sabtu (24/8/2019)
Suasana jemaah haji kloter 8 asal Provinsi DKI Jakarta diantarkan petugas menuju ke tempat keluarganya menjemput, Sabtu (24/8/2019) (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Jemaah diberikan hidangan sambil menunggu pengambilan air zam-zam sebanyak 5 liter perorangnya sebelum diantar petugas ke rombongan maupun keluarganya.

Mengetahui sanak keluarganya kembali ke Tanah Air, para keluarga yang datang menjemput sudah tiba sejak pagi hari.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi keluarganya menunggu terlalu lama.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved