Breaking News:

Ibadah Haji 2019

Rindu Bertemu Orangtua, Rombongan Penjemput Sejak Pagi Tiba di Asrama Haji Pondok Gede

Rombongan penjemput jemaah haji sudah tiba sejak pagi hari di halaman parkir Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur.

Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana jemaah haji kloter 8 asal Provinsi DKI Jakarta diantarkan petugas menuju ke tempat keluarganya menjemput, Sabtu (24/8/2019) 

Dua Kloter Jemaah Haji Sudah Tiba di Debarkasi Jakarta Pondok Gede

Suasana jemaah haji kloter 2 asal Banten di Gedung SG 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2019)
Suasana jemaah haji kloter 2 asal Banten di Gedung SG 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2019) (Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Usai menjalani proses haji, ratusan jemaah haji yang termasuk dalam kloter satu asal DKI Jakarta dan kloter dua asal Provinsi Banten dipastikan tiba dengan selamat di Asrama Haji Pondok Gede.

Sebanyak 393 jemaah haji beserta petugas per kloternya ini dipastikan semuanya kembali ke Tanah Air.

"Alhamdulillah hari ini sudah kloter kedua yang datang. Awal kedatangan pada Senin (19/8/2019) untuk kloter pertama asal DKI Jakarta pada malam hari sekitar jam 20.30 WIB," kata Sekertaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Jakarta-Pondok Gede di lokasi, Selasa (20/8/2019).

Setelah landing di Bandara Soekarno Hatta, jemaah diantar menuju Asrama Haji Pondok Gede menggunakan bus dan diarahkan ke Gedung Serbaguna 2.

Jemaah akan mengikuti proses penerimaan dan menjalani istirahat sekitar satu jam dengan disuguhkan berbagai hidangan.

Jemaah haji nantinya juga akan diberikan air zam-zam sebelum dipulangkan ke kota asalnya menggunakan bus.

"Setelah selesai diberikan air zam-zam, nantinya jemaah akan diantarkan petugas ke keluarganya. Sebab pihak keluarga tidak diizinkan ke Gedung SG 2. Sedangkan rombongan akan dialihkan ke bus dan diantarkan ke kota asal," lanjutnya.

Suasana jemaah haji kloter 2 asal Banten di Gedung SG 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2019)
Suasana jemaah haji kloter 2 asal Banten di Gedung SG 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2019) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Pantauan TribunJakarta.com, kloter dua jemaah haji sudah sampai di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Kedatangan para jemaah haji ini menggunakan sejumlah bus dan jemaah langsung diarahkan ke Gedung SG 2.

Sesampainya di dalam Gedung SG 2 para jemaah duduk sesuai dengan rombongannya dan diberikan hidangan serta minuman serta pengarahan dari petugas PPIH, sebelum dikembalikan ke kota asal.

5.182 Jemaah Haji Khusus Mulai Kembali Ke Tanah Air Sejak Jumat 16 Agustus 2019

Jamaah hajinindonesia kloter JKS 11 memasuki ruang tunggu fasilitas IYAB yang merupakan jalur khusus kepulangan cepat di bandara King Abdul Aziz Jeddah, Selasa (20/8/2019). Sebanyak 16 kloter terbang jamaah haji  indonesia mendapatkan fasilitas IYAB difasilitasi oleh pemerintah arab saudi.
Jamaah hajinindonesia kloter JKS 11 memasuki ruang tunggu fasilitas IYAB yang merupakan jalur khusus kepulangan cepat di bandara King Abdul Aziz Jeddah, Selasa (20/8/2019). Sebanyak 16 kloter terbang jamaah haji indonesia mendapatkan fasilitas IYAB difasilitasi oleh pemerintah arab saudi. (Tribunnews/Dermawan/MCH2019)

Jemaah haji khusus mulai dipulangkan ke Tanah Air sejak Jumat (16/08/2019).

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (UHK) Kementerian Agama Arfi Hatim meninjau langsung proses pemulangan jemaah haji khusus ini.

 
Dengan memantau dan mengawasi proses kepulangan jemaah haji khusus itu, dirinya bisa mengetahui pelayanan yang diberikan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) kepada jemaahnya.

“Kami kesini (bandara) dalam rangka melakukan pemantuan dan pengawasan kepada setiap PIHK,” kata Arfi di Jeddah. Selasa (20/8/2019).

Arfi yang didampingi Kepala Bidang Pengendalian PIHK Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Abdul Muhyi berkesempatan berdialog dengan beberapa jemaah haji khusus. 

Dirinya juga diberikan beberapa masukan dan saran yang akan dijadikan bahan evaluasi perbaikan layanan ditahun mendatang.

“Rerata menyampaikan Secara umum pelayanan yg diberikan sudah baik, berdasarkan perjanjian/kesepakatan Dan ada beberapa masukan dan saran dari jemaah akan menjadi bahan evaluasi kita,” jelas Arfi.

Isa Ibnu Sutopo (50) salah seorang jemaah haji khusus mengatakan dirinya senang sekali sudah berada di Tanah suci, pelayanan yang diberikan PIHK-nya juga sudah diberikan sangat baik sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakatinya.

“Pelayanan yang diberikan sudah baik, kita juga nyaman saat di hotel, arafah dan mina,” ujar jemaah yang tergabung dalam PIHK Citra Wisata Dunia ini.

 Kedepannya, kata Arfi, mekanisme dan pola pengawasan PIHK khususnya di bandara akan menjadi bahan evaluasi untuk memonitoring dan memantau pelaksanaan ibadah haji khusus ini, disamping pengawasan dengan menggunakan sistem berbasis elektronik SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus).

“Pengembangan dan penyempurnaan sistem pengawasan berbasis elektrik mutlak dilakukan untuk mendapatkan informasi data yang rill,” katanya.

Berdasarkan laporan PPIH Arab Saudi, sampai dengan Senin (19/08) jemaah haji khusus yang telah kembali ke Tanah Air berjumlah 5.182 jemaah, sehingga sampai hari ini pengawas PIHK telah memantau kepulangan sebanyak 126 PIHK. Sedangkan jemaah haji khusus yang wafat di Tanah Suci sebanyak 18 orang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved