Breaking News:

Tiga Jemaah Haji Kloter 8 Debarkasi Jakarta Pondok Gede Meninggal Dunia di Tanah Suci

Pada Sabtu (23/8/2019) jemaah haji kloter 8 asal Provinsi DKI Jakarta tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Emberkasi Jakarta Pondok Gede Drs H Tabroni 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Tiga jemaah haji kloter 8 Debarkasi Jakarta Pondok Gede tutup usia di Tanah Suci.

Pada Sabtu (23/8/2019) jemaah haji kloter 8 asal Provinsi DKI Jakarta tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Makasar, Jakarta Timur sekira pukul 10.30 WIB menggunakan sejumlah bus.

Sebanyak 392 jemaah haji yang baru saja datang sudah disambut oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan langsung menuju Gedung Serbaguna (SG) 2.

Sekertaris PPIH Tabroni mengatakan jumlah jemaah pada kloter 8 mengalami pengurangan sebanyak 3 orang. Hal ini disebabkan oleh 3 jemaah haji yang wafat di Tanah Suci saat melakukan rangkaian proses haji.

"Sebenarnya jumlah jemaah haji kloter 8 itu ada 393. Karena wafat jadi sisa 390. Kemudian kuotanya diisi dengan yang Tanazul atau jemaah yang sakit kemudian dipulangkan lebih awal," katanya di lokasi, Sabtu (24/8/2019).

Adapun nama jemaah haji yang wafat yakni Artapiah, Sadiri dan Masani.

PMI: Anak dan Remaja Rentan Terserang Kesehatan Fisik dan Psikologi

Mahasiswi UNS Tewas Tertabrak Truk, Sang Ibu Menangis di Wisuda Anak Diberi Selempang Cumlaude

Untuk diketahui, jemaah haji yang mengikuti tanazul berasal dari kloter 34 asal Provinsi DKI Jakarta tepatnya di Jakarta Utara dan berjenis kelamin perempuan.

Keduanya diketahui jatuh ketika sedang berada di Makah, yang satu jatuh di kamar mandi dan satunya saat sedang memakai sepatu.

"Jadi yang tanazul itu karena jatub dan umurnya sudah sepuh juga makanya didahulukan. Tapi sudah dipastikan proses hajinya sudah selesai, makanya ikut pemulangan kloter hari ini," sambungnya.

Hingga pemulangan jemaah haji kloter 8, pihak PPIH Debarkasi JKG baru menerima adanya laporan jemaah yang wafat sebanyak tiga orang.

Jemaah haji yang wafat dikatakan Tabroni sebagian besarnya mengidap sesak nafas dan penyakit umum lainnya.

Meskipun demikian, pihak keluarga diizinkan untuk mengambil koper, paspor, air zam-zam dan lain sebagainya di Gedung SG 2.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved