Viral di Medsos

Ditolak Puskesmas Gunakan Ambulans untuk Bawa Jenazah, Paman Husein: Pengecualian untuk Hal Mendesak

"Ya saya berharap peraturan ambulans itu diubah untuk hal yang mendesak," ujar Supriadi saat dihubungi.

Ditolak Puskesmas Gunakan Ambulans untuk Bawa Jenazah, Paman Husein: Pengecualian untuk Hal Mendesak
TRIBUN BALI/I MADE ARDIANGGA
Ambulans di lapas Kerobokan Bali 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Supriadi, paman dari almarhum Husein (8) terpaksa menggendong jenazah keponakannya keluar dari Puskesmas Cikokol, karena tidak diperkenankan menggunakan ambulans.

Dirinya hanya berharap ada pertimbangan penggunaan ambulans dalam kondisi mendesak atau darurat.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, video Supriadi yang menggendong jenazah Husein viral di media sosial karena embel-embel penolakan penggunaan mobil jenazah dari Puskesmas Cikokol.

Hal itu karena pihak Puskesmas menerakan standard operasional prosedur (SOP) ambulans yang hanya boleh untuk pasien rujukan.

Surpiadi berharap regulasi itu bisa diubah, terutama untuk hal mendesak.

"Ya saya berharap peraturan ambulans itu diubah untuk hal yang mendesak," ujar Supriadi saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (25/8/2019).

Sebelum Dapat Tumpangan, Paman Gendong Jenazah Keponakannya Berniat Ingin Bawa Naik Sepeda Motor

Menurutnya, pengantaran jenazah juga hal yang mendesak karena harus segera dikebumikan.

"Kan mengantar jenazah juga mendesak, harus segera dikebumikan," jelasnya.

Ia juga mengkritisi pihak rumah sakit yang memiliki nomor call center ambulans namun tidak sigap dalam pelayanannya.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved