Hanya Dapat Rp 5 Juta dari Iklan Ronaldo di Stadion Patriot, Pemkot Bekasi Akan Buat Perwal Royalti

Meski pihaknya tidak menampik adanya iklan komersil yang memakai Stadion Patriot, secara tidak langsung ikut mempromosikan Kota Bekasi.

Hanya Dapat Rp 5 Juta dari Iklan Ronaldo di Stadion Patriot, Pemkot Bekasi Akan Buat Perwal Royalti
shopee
Cristiano Ronaldo menjadi brand ambassador Shopee 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi berencana merevisi Peraturan Wali Kota (perwal) Nomor 51 tahun 2019 yang mengatur tentang tarif sewa Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.

Hal ini menyusul, semakin diminatinya stadion yang menjadi markas Persija Jakarta dan Bhayangkara FC pada gelaran Liga 1 Indonesia untuk keperluan iklan komersil.

Terbaru, stadion berkapasitas 30.000 bangku penonton ini tampil dalam iklan toko online Shopee. Pemerintah Kota Bekasi diketahui hanya mengantongi uang sebesar Rp 5.000.000 sebagai bentuk retribusi dari perusahaan pengiklan.

Iklan komersil ini cukup menarik perhatian khususnya untuk masyarakat Kota Bekasi. Sebab, dalam iklan tersebut menampilkan mega bintang sepak bola Cristiano Ronaldo yang seolah tengah beraksi di stadion yang beralamat di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih mengatakan, revisi Perwal ini berkiatan dengan hak royalti yang harus diberikan perusahaan pengiklan berdasarkan durasi tayang. Sebab, retribusi yang ada saat ini hanya mengatur tentang sewa stadion saja belum mencakup pada aspek komersial jika stadion dijadikan lokasi atau ikon iklan.

"Jadi kita ingin ubah agar nilai tambah untuk pemasukan kas daerah, untuk Rp 5 juta itu hanya sebatas sewa tempat untuk syuting iklan aja, tapi belum ada peraturan yang mewajibkan, jika ditayangkan lebih dari dua minggu misalnya, kita wajib dapat retribusi (tambahan) entahlah apa itu bahasanya, royaltikah, atau apa," kata Zarkasih, saat dikonfimasi, Minggu (25/8/2019).

Zarkasih menilai, nilai retribusi yang saat ini diterapkan terlalu kecil bila dibandingkan jika dibandingkan dengan pemasukan iklan dari penyewa. Meski pihaknya tidak menampik adanya iklan komersil yang memakai Stadion Patriot, secara tidak langsung ikut mempromosikan Kota Bekasi.

"Nilai plus-nya sekarang Kota Bekasi jadi lebih dikenal, tapi kita juga ingin ikon kita Stadion Patriot bisa memberikan untung juga khususnya untuk pemasukan daerah, sekarang kalau mau ditarik (retribusi royalti) bagaimana belum ada aturannya," paparnya.

Car Free Day Selesai, PPSU dari Kelurahan Menteng Bersihkan Sampah Berserakan

Video Perampok Toko Emas di Magetan Dihajar Massa: Awalnya Acungkan Samurai dan Bom Rakitan

Pihaknya dalam waktu dekat ini segera melakukan kajian terkait perubahan Perwal retribusi sewa Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi. Dia berharap, perubahan ini akan berdampak bukan hanya dari segi keuntungan citra Kota Bekasi yang lebih dikenal tetapi sekaligus memiliki nilai lebih dalam kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kita akan buat FGD (Focus Group Discussion) untuk membahas peraturan baru ini, bukan hanya menguntungkan dari segi membranding saja tapi juga untuk kepentingan pendapatan daerah," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved