Sengkarut Kabel dan Tiang di Tangsel, Wakil Wali Kota Minta Perusahaan Pemilik Patroli

Benyamin mengatakan kabel yang kerap bermasalah bukan hanya kabel istrik, namun juga kabel fiber optik milik perusahaan seluler dan TV kabel.

Sengkarut Kabel dan Tiang di Tangsel, Wakil Wali Kota Minta Perusahaan Pemilik Patroli
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Kondisi kabel menjuntai dan tiang bengkok di Jalan Sodetan Buaran, Buaran, Serpong, Tangsel, Minggu (25/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Sengkarut masalah instalasi kabel dan tiang penyangganya di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) sudah disadari sang Wakil Wali Kota, Benyamin Davnie.

Tidak sedikit kasus kabel menjuntai dan tiang penyangga kabel yang bermasalah, dari mulai posisinya yang berada di badan jalan sampai beberapa kecelakaan yang diakibatkannya.

Benyamin mengaku sudah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk memeriksanya sekaligus memperbaiki agar tidak mengganggu warga.

"Saya sudah dorong untuk beberapa dinas. Yang pertama Dinas PU untuk melalukan perbaikan yang rusak. Tapi kelistrikan atau sumber daya energi ini ada di bawah Dinas Indag. Saya sudah mintakan Dinas Indag untuk berkoordinasi dengan instansi vertikalnya, untuk segera membenahi dan memperbaiki lah ya yang rusak yang rubuh untuk diperbaiki lagi. Tapi saya minta seluruh kabelnya coba di coba di cek lagi instalasinya itu," ujar Benyamin di Ciputat, Minggu (25/8/2019).

Benyamin mengatakan kabel yang kerap bermasalah bukan hanya kabel istrik, namun juga kabel fiber optik milik perusahaan seluler dan TV kabel.

"Tapi bukan hanya PLN itu trnyata kabel fiber optik, Telkom dan di luar PLN, operator tv kabel beberapa," jelasnya.

Ben, sapaan karibnya, mengatakan, sudah menegur pemilik kabel di Tangsel yang bermasalah.

Ia bahkan meminta kepada PLN, perusahaan telekomunikasi dan TV kabel untuk patroli memastikan instalasi kabel dan tiangnya tidak bermasalah.

Kondisi kabel menjuntai dan tiang bengkok di Jalan Sodetan Buaran, Buaran, Serpong, Tangsel, Minggu (25/8/2019).
Kondisi kabel menjuntai dan tiang bengkok di Jalan Sodetan Buaran, Buaran, Serpong, Tangsel, Minggu (25/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

"kita minta mereka patroli walaupun enggak setiap hari. Tapi sebulan sekali dilihat gitu pemeriksaan ada yang ini (bermasalah) enggak. Itu yang kita minta tapi kayaknya belum dilakukan," ujar Ben.

Ia tidak menutup kemungkinan akan menegur dan memanggil pemilik kabel dan tiang ke kantornya untuk ditegur.

"Tidak mustahil, kita akan lakukan lagi kita undanglah kita bahas bersama-sama. Saya sudah minta nanti ke Asda dua untuk menangani ini, karena dinas yang menangani ini ada di Asda dua Indag PU dan termasuk Dinas Bangunan," jelasnya.

Ben memang mengakui pihaknya belum memiliki regulasi khusus soal instalasi kabel dan tiang di wilayahnya, namun ia menegaskan batasannya adalah masyarakat.

"Peraturan enggak ada secara khusus. Tapi kan kalau masyarakat mengeluh kalau masyarakat merasa terganggu ya itu ukurannya. Bahwa itu mengganggu ketertiban masyarakat ya di situ pemerintah harus hadir," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved