Berawal dari Cekcok Dua Pegawai Restoran di Pluit Village, Pelaku Tusuk Leher Rekan Kerja

Sementara pelaku dan barang bukti pisau yang digunakan untuk menusuk korban sudah diamankan oleh aparat kepolisian.

KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI
Restoran Banainai, restoran peristiwa penusukan seorang pegawai restoran di Mall Pluit Village. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Berawal dari cekcok dua orang pegawai restoran Banainai di Mal Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara berakhir dengan penusukan.

Yogi Dawamul Hidayah (22) yang tersulut emosi langsung menyabetkan pisau ke arah leher Asela Rumapea (36) hingga korban terkapar bersimbah darah.

Korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara pelaku dan barang bukti pisau yang digunakan untuk menusuk korban sudah diamankan oleh aparat kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan kejadian itu bermula saat korban Asela Rumapea (36) terlibat cekcok dengan pelaku Yogi Dawamul Hidayat (22).

Tangis Ibunda Ipda Erwin Polisi Terbakar di Cianjur: Ikhlaskan Erwin Ya Bu, Maafkan Semua Dosanya

Adu mulut yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu disebabkan korban ingin mengadu kepada atasannya bahwa ia pernah dipukul pelaku.

"Pelaku ingin dipecat dan dilaporkan ke bos bahwa telah memukul korban. Karena ribut mulanya itu enggak ada titik temu, korban meninggalkan pelaku," kata Mustakim saat dikonfirmasi, Senin (26/8/2019).

Saat pulang ke indekosnya, pelaku mengambil sebuah pisau panjang lalu kembali ke tempat ia bekerja.

Setiba di lokasi, keduanya kembali terlibat adu mulut.

"Nah terus pelaku enggak senang, pelaku mengambil pisau kecil yang ada di dapur dan menusukkan pisau ke leher kiri korban," tutur dia.

Saat Puskesmas Tolak Antar Jasad Bocah Tenggelam hingga Respon Call Center Rumah Sakit Lambat

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved