Pameran Arsip Nusantara Tampilkan 7 Unsur Kebudayaan Universal di TMII

Sehingga ia ingin memberikan informasi kepada seluruh pengunjung tentang sistem pengetahuan hingga mata pencaharian sejak tempo dulu.

Pameran Arsip Nusantara Tampilkan 7 Unsur Kebudayaan Universal di TMII
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Kepala Sub Direktorat Pemanfaatan ANRI Eli Ruliawati, Senin (26/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN MINI - Kementerian Sekertariat Negara Republik Indonesia dan Arsip Nasional Indonesia (ANRI) gelar pameran Arsip Nusantara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Pameran ini diselenggarakan di Balai Panjang, Museum Indonesia yang lokasinya dekat dengan Pintu II TMII bawah.

Pameran ini memiliki yakni Merajut Keberagaman Menuju Indonesia Maju dengan menghadirkan tujuh unsur kebudayaan universal.

Ke-7 unsur kebudayaan universal ini menurut Koentjaraningrat yakni, bahasa, sistem pengetahuan, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, kesenian, sistem religi dan sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial.

Kepala Sub Direktorat Pemanfaatan ANRI Eli Ruliawati memilih TMII sebagai tempat pameran karena di lokasi tersebut terdapat beragam warisan budaya Nusantara.

Sehingga ia ingin memberikan informasi kepada seluruh pengunjung tentang sistem pengetahuan hingga mata pencaharian sejak tempo dulu.

"Ada 7 unsur kebudayaan universal yg diangkat dalam pameran ini. Seperti bahasa yang beraneka ragam. Bagaimana sistem pengetahuan dari empo dulu. Kalender spt apa zaman bahela, pengobatan, pertanian, pengairan hingga bagaimana komitmen untuk membangun Nusantara," katanya di lokasi, Senin (26/8/2019).

Selain itu, dalam pameran ini juga menampilkan pencapaian puncak kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda dan pengakuan dunia atau UNESCO.

Mulai dari keris, tari saman, tari kecak hingga Noken atau tas jinjing/anyaman tangan dari serat kayu/daun khas Papua yang dipakai untuk perayaan tradisional dan persembahan perdamaian juga ditampilkan.

LMPI Ajak Masyarakat Senantiasa Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Anggota DPRD DKI Jakarta Terpilih dari PSI Akan Membuat Pin Emas Sendiri

Postingan Terakhir Wanita Rembang Wafat di Pelukan Kekasih: Jangan Khawatir Rezeki Itu Seperti Angin

"Hal seperti ini sangat bagus untuk diketahui oleh masyarakat. Bahkan untuk turis Mancanegara. Sehingga pameran seperti ini juga terus berlanjut dan nanti kita akan adakan kembali pameran lanjutan pada Desember mendatang di Banda Aceh untuk peringatan Tsunami Aceh," sambungnya.

Pameran ini masih akan digelar hingga Sabtu (31/8/2019) mendatang mulai pukul 09.00-15.30 WIB.

Nantinya para pengunjung juga bisa belajar membatik, melakukan layanan perbaikan arsip keluarga atau Laraska, jamasan pusaka dan menonton pemutaran dokumenter.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved