Sebagai Arsitek, Ridwan Kamil Menilai Luas Ibukota Baru 200 Ribu Hektare Adalah Pemborosan

Emil mencontohkan sejumlah negara telah membuat kesalahan dengan menyediakan lahan terlalu luas untuk ibukota barunya.

Sebagai Arsitek, Ridwan Kamil Menilai Luas Ibukota Baru 200 Ribu Hektare Adalah Pemborosan
Kolase Tribunkaltim.co
Maket salah satu desain Ibu Kota Baru RI versi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia yang akan diterapkan di Pulau Kalimantan nanti. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyayangkan rencana kebutuhan lahan bagi pembangunan ibukota baru Indonesia di Kalimantan Timur, yang luasnya mencapai sekitar 200 ribu hektare.

Gubernur yang merupakan arsitek ini mengatakan lahan 200 ribu hektare itu terlalu luas untuk sebuah ibukota baru.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Kamis (18/7/2019).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Kamis (18/7/2019). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

"Kalau sudah jadi pertimbangan pemerintah pusat dan DPR, saya kira kami juga dukung. Cuma sebagai arsitek, saya melihat desain dan asumsi ibukota baru ini banyak hal-hal yang kurang tepat," kata Ridwan Kamil di Kantor DPRD Jabar, Senin (26/8/2019).

Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah mengasumsikan lahan 200 ribu hektare untuk 1,5 juta orang di ibukota baru tersebut. Angka lahan itu, lanjut Ridwam Kamil, terlalu luas dan dinilai boros di masa modern ini.

Emil mencontohkan sejumlah negara telah membuat kesalahan dengan menyediakan lahan terlalu luas untuk ibukota barunya.

Contohnya, kata Ridwan Kamil, Brazil menyediakan lahan terlalu luas untuk ibukota barunya di Brasilia.

Begitupun dengan Myanmar yang menyediakan lahan terlalu luas di Naypyidaw sebagai ibukota baru pengganti Yangon.

"Contohnya Brasilia, sampai sekarang tanahnya terlalu luas, manusianya tidak betah, dan lain-lain. Myanmar juga sama sepi," kata Ridwan Kamil yang merupakan arsitek asal ITB dan Master of Urban Design dari University of California tersebut.

Menurut Ridwan Kamil, Washington DC ibukota baru Amerika Serikat adalah contoh ideal. Dengan penduduk 700 ribu jiwa, lahannya hanya 17 ribu hektare. Jadi, kata Ridwan Kamil, jika diperuntukkan bagi 1,5 juta orang, lahannya cukup 35 ribu hektare.

Halaman
12
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved