Cerita Santo Penjual Balon Lampu, Berjualan Hingga Larut Malam demi Hindari Satpol PP

Cahaya lampu yang bisa berkerlap-kerlip pada permukaan balon itu tak jarang mencuri perhatian para pengendara yang melintas.

Cerita Santo Penjual Balon Lampu, Berjualan Hingga Larut Malam demi Hindari Satpol PP
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Penjual balon lampu Susanto (45) pada Selasa (27/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Menjelang malam hari, saat yang tepat bagi Susanto (45) keluar rumah untuk menjajakan balon lampu di pinggir jalan raya Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Tampak sejumlah balon lampu yang bercahaya warna-warni ditancapkan seadanya di sebuah pot tanaman pinggir jalan.

Cahaya lampu yang bisa berkerlap-kerlip pada permukaan balon itu tak jarang mencuri perhatian para pengendara yang melintas.

Pasalnya, balon tembus pandang itu dihiasi oleh berbagai lampu kecil yang saling menyambung lewat kabel.

Warna hijau, merah jambu, biru dan kuning menyala dari batang hingga ujung balon itu.

Tombol pada gagang balon lampu, tak hanya berfungsi sebagai mematikan atau menghidupkan lampu-lampu mungil itu.

Namun, ada dua pilihan lain, lampu bisa berkerlap-kerlip secara cepat. Yang kedua, lampu bisa berkerlap-kerlip secara lamban.

Itu yang menjadi daya tarik bagi para pengendara yang melintas terutama anak-anak yang melihatnya.

Baru Seminggu Jualan

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved