Gubernur Anies Prediksi Jakarta Tetap Macet Meski Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur

"Saya tidak yakin kalau dari sisi jumlah karena kontribusi kemacetan terbesar itu kegiatan transportasi rumah tangga," ucapnya,

Gubernur Anies Prediksi Jakarta Tetap Macet Meski Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kemacetan mengular dari halte bus Bendungan Hilir (Benhil), sampai ke arah Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, pukul 17.30 WIB hingga 18.16 WIB, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memprediksi, pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur tidak ada menurunkan angka kemacetan di Jakarta.

Pasalnya, sebagian besar kendaraan yang saat ini ada di Jakarta merupakan milik warga ibu kota.

"Saya tidak yakin kalau dari sisi jumlah karena kontribusi kemacetan terbesar itu kegiatan transportasi rumah tangga," ucapnya, Selasa (27/8/2019).

Dijelaskan Anies, banyaknya jumlah kendaraan prbadi milik warganya ini tidak sebanding dengan kendaraan milik pegawai pemerintahan.

Sehingga, ia memprediksi kemacetan masih tetap akan terjadi di sejumlah ruas jalan di Jakarta.

"Bisnis tetap di Jakarta, keluarga tetap di Jakarta. (Pegawai) pemerintah itu kontribusi kemacetannya sangat kecil sekali," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Untuk itulah, ditambahkan Anies, Pemprov DKI Jakarta tetap akan terus memperbaiki pelayanan transportasi umum.

"Kami  harus memperbaiki transportasi umum supaya rumah tangga dan dunia usaha bisa menggunakan transportasi umum," kata Anies.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved