Ibu Kota Bakal Pindah ke Kaltim, Wali Kota Bekasi Nilai Jakarta Tidak Akan Kehilangan Peran

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menanggapi rencana pemerintah pusat memindah Ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Ibu Kota Bakal Pindah ke Kaltim, Wali Kota Bekasi Nilai Jakarta Tidak Akan Kehilangan Peran
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat dijumpai di Kantor Pemkot Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (27/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menanggapi rencana pemerintah pusat memindah Ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Menurut dia, Jakarta tidak akan kehilangan peran jika pusat pemerintahan benar-benar pindah.

"Saya kira kalau pun pusat pemerintahan di Kalimantan, kegiatan ekonomi tidak akan membawa ke pusat pemerintahan dan yang berubah adalah Jakarta tidak lagi jadi Daerah Khusus Ibukota," kata Rahmat di Kantor Pemkot Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (27/8/2019).

Dia mencontohkan seperti di Malaysia, Kuala Lumpur sampai saat ini masih menjadi pusat kegiatan bisnis negeri jiran meski Ibukota telah pindah ke Putrajaya.

"Saat pusat pemerintahan pindah ke Putrajaya, ekonominya tetap di Kuala Lumpur, duitnya tetep bergerak disitu, tidak ada perusahaan nanti jadi pindah ke Kalimantan, saya kira itu butuh waktu 20-50 tahun kedepan," kata Rahmat.

Untuk itu kata dia, tidak ada yang harus dikhawatirkan ketika pemerintah pusat berencana memindahkan ibu kota ke Kalimantan.

Jakarta akan tetap punya perannya sendiri sebagai kota penggerak ekonomi daerah di sekitarnya dan juga Indonesia secara keseluruhan.

Termasuk di Bekasi, melalui program kemitraan yang sudah berjalan, banyak pembangunan yang didanai melalui dana kemitraan DKI Jakarta.

Lalu ketersediaan sarana transportasi, Jakarta dan Bekasi termasuk kota di sekitarnya, telah terkoneksi dan akan dikembangkan melalui moda transportasi lain seperti LRT.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved