Integrasikan Seluruh Angkutan Umum di Jakarta, Pemprov DKI Revitalisasi 31 Trotoar

Pembangunan trotoar ini pun diharapkan bisa membuat warga Jakarta beralih mengguna moda transportasi umum.

Integrasikan Seluruh Angkutan Umum di Jakarta, Pemprov DKI Revitalisasi 31 Trotoar
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho saat menggelar konferensi pers di Taman Sepeda Melawai, Kebaoyoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pemprov DKI Jakarta berencana mempercepat revitalisasi 31 trotoar guna mengintergrasi seluruh moda transportasi di ibu kota.

Pembangunan trotoar ini pun diharapkan bisa membuat warga Jakarta beralih mengguna moda transportasi umum.

Percepatan pembangunan 31 trotoar ini sendiri merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66/2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menargetkan, revitalisasi 31 trotoar ini akan rampung pada 2020 mendatang.

"Begitu ada Ingub 66 kemarin, kami percepat lagi di 2020. Kami sudah rencanakan dan desain bahwasannya tempat yang integrasi dengan MRT, BRT, dan KRL," ucapnya, Selasa (27/8/2019).

PKL Dilarang Berjualan di Trotoar, Pemprov DKI Kaji Keberadaan Lokbin dan Loksem

Dijelaskan Hari, revitalisasi trotoar ini sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2017-2018 lalu dengan pembangunan trotoar di kawasan Jalan Sisingamangaraja dan Panglima Polim.

Sementara itu, pada 2019 ini, revitalisasi trotoar dilakukan di lima wilayah DKI Jakarta.

"Ada di Kemang Raya, sudah on progres. Kemudian di Jalan Satrio Casablanka, juga di Cikini Raya, Salemba, dan Kramat Raya," ujarnya di Taman Sepeda Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Di Jakarta Utara juga di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Barat di Jalan Latumenten, dan Jakarta Timur di Jalan Otista, Jalan Jatinegara. Semua bergerak di 2019 ini," tambahnya.

Revitalisasi Trotoar Kemang Jadi Lahan Parkir, Dinas Bina Marga akan Bangun Tiang Penghalau

Sementara itu, pada 2020 mendatang, Pemprov DKI Jakarta berencana merevitalisasi sejumlah trotoar di delapan stasiun MRT, yaitu Stasiun MRT Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Blok A, Haji Nawi, Blok M, Bendungan Hilir, dan Setiabudi.

"Kami akan benahi dan tingkatkan supaya masyarakat begitu jalan kaki dari angkutan yang sebelumnya, mereka bisa bergerak dan aksesibilitas ke stasiun dengan nyaman," kata Hari.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved