Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok Dianiaya, Identitas Terduga Pelaku Telah Dikantongi

Kompol Nadapdap terlibat perselisihan dengan sopir lepas angkutan kota (angkot) T19 hingga mengalami luka di bagian wajahnya akibat disundul

Mantan Kapolsek Pancoran Mas Depok Dianiaya, Identitas Terduga Pelaku Telah Dikantongi
Net
Ilustrasi Penganiayaan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Identitas pelaku penganiayaan Mantan Kapolsek Pancoran Mas Kompol Hamonangan Nadapdap, telah dikantongi petugas dan saat ini keberadaannya pun tengah diburu.

Sebelumnya diberitakan, Kompol Hamonangan Nadapdap menjadi korban penganiayan di kawasan Jalan Margonda Raya, Beji, Kota Depok, pada Sabtu (24/8/2019) sekira pukul 01.00 WIB ketika tengah berkendara.

Diketahui, Kompol Nadapdap terlibat perselisihan dengan sopir lepas angkutan kota (angkot) T19 hingga mengalami luka di bagian wajahnya akibat disundul oleh terduga pelaku.

Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, pihaknya saat ini tengah fokus memburu keberadaan terduga pelaku dengan menggali keterangan saksi di lokasi kejadian dan juga pemilik angkot yang dikemudikan oleh terduga pelaku.

"Dia (terduga pelaku) merupakan sopir tembak, sopir aslinya sudah kami temui dan saat  minta keterangan dia tidak mengetahui kalau pelaku menggunakan kendaraannya. Identitasnya sudah kami kantongi dan mobilnya juga sudah diamankan," ujar Firdaus dikonfirmasi wartawan, Senin (27/8/2019).

Firdaus juga mengatakan, petugas telah menyambangi kediaman dan tempat kumpul terduga pelaku, namun yang bersangkutan tidak ada di lokasi.

Obat Keras Ilegal Marak Dibeli Pekerja Proyek, Ini Pengakuan Penjual Obat

Sedang Mencari Kerja? Ini Tips dari President dan Vice-Chancellor Monash University

Rombongan Gubernur Papua Lukas Enembe Ditolak Masuk ke Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Terakhir, Firdaus menjelaskan bahwa terduga pelaku langsung melarikan diri usai melakukan penganiayaan terhadap korbannya.

"Pelaku ini kabur setelah menganiaya korbannya. Kasusnya sedang kami dalami," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved