Breaking News:

Penajam Paser Utara Jadi Ibu Kota Baru, Predikat Tim Ibu Kota Sulit Dihilangkan dari Persija Jakarta

Sandi Sute menilai predikat tim ibu kota yang disandang Persija Jakarta akan sulit dihilangkan.

Media Persija
Gelandang bertahan Persija Jakarta, Sandi Darma Sute saat dibayangi pemain Barito Putera Bayu Pradana di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (20/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan ibu kota baru Republik Indonesia berada di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

Pengumuman ini dilakukan oleh Jokowi setelah menerima dua kajian mengenai hasil kajian struktur tanah dan dampak ekonomi dari pembangunan ibu kota baru.

Jokowi menilai Kalimantan Timur minim dari bencana, mulai dari banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, dan tanah longsor.

Selain itu, Kalimantan Timur memiliki infrastruktur yang lengkap dan wilayah yang luas milik pemerintah, yakni 180.000 hektare.

Pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur turut mendapatkan perhatian besar dari salah satu pemain andalan Persija Jakarta, Sandi Darma Sute.

Sandi Sute menilai predikat tim ibu kota yang disandang Persija Jakarta akan sulit dihilangkan.

Sebab, Persija Jakarta sudah menyandang predikat tim ibu kota sejak tahun 1964 silam.

"Predikat tim ibu kota akan susah dihilangkan dari Persija, walau ibu kota dipindah," kata Sandi Sute saat ditemui di Mess Persija, Jakarta Timur.

Seperti diketahui, predikat tim ibu kota resmi disandang Persija Jakarta sejak 1964 saat Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 1964 tentang pernyataan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Raya tetap sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia dengan nama Jakarta disahkan.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved