Penemuan 4 Kerangka Manusia di Banyumas: Pembunuhan Antarsesama Anggota Keluarga Karena Warisan

Setelah itu, ada diskusi antara Irvan yang meminta izin kepada Saminah untuk membunuh tiga pamannya.

Penemuan 4 Kerangka Manusia di Banyumas: Pembunuhan Antarsesama Anggota Keluarga Karena Warisan
KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Tersangka dihadirkan dalam ungkap kasus penemuan empat kerangka manusia di Mapolres Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, PURWOKERTO- Kasus penemuan empat kerangka manusia di belakang rumah Misem di Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menguak kekelaman hati manusia.

Setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, terungkap empat kerangka yang dikubur di belakang rumah Misem adalah jasad tiga anak Misem itu sendiri dan seorang cucunya.

Ketiga anak Misem itu adalah Supratno atau Ratno (56), Sugiyono atau Yono (51), dan Hari Setiawan atau Heri (46).

Adapun cucu Misem tersebut adalah Fifin Dwi Loveana atau Pipin (27).

Pelaku utamanya tidak lain Saminah atau Minah (53), anak kedua Misem.

Tidak sendirian, dia melakukannya bersama-sama tiga anaknya, yaitu Sania Roulita (34), Irvan Firmansyah (31), dan Achmad Saputra (27).

Jadi pembunuhan berencana ini dilakukan sesama anggota keluarga.

Minah membunuh kakak dan adik sekaligus keponakannya dimana korban adalah paman dan sepupu anak-anaknya.  

Apa motif pembunuhan keji ini?    

Selama beberapa tahun terakhir, antara tersangka utama dan tiga korban yang merupakan saudaranya yakni Supratno, Yono dan Heri sering mengalami cekcok.

Halaman
1234
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved