Jasad Terpanggang Dalam Mobil

Sosok Pupung di Mata Sahabat: Kalau Enggak Ada Dia Sepi

Anin menilai korban merupakan sosok yang bertanggung jawab sebagai relawan.

Sosok Pupung di Mata Sahabat: Kalau Enggak Ada Dia Sepi
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ani dan Ega (jilbab) saat menyambangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (27/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Kepergian Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23) yang ditemukan terpanggang di Desa Pondok Kaso Tengah, Cidahu, Sukabumi membawa duka bagi keluarga dan sahabat.

Meski baru satu tahun mengenal, Ina (49) yang merupakan sahabat Pupung mengaku kehilangan sosok pria yang nyaris seluruh bagian tubuhnya jadi arang saat ditemukan pada Minggu (25/8/2019).

"Dia (Pupung) baik, care sama teman. Orangnya juga senang bercanda, termasuk orang yang bisa menghidupkan suasana. Jadi kalau enggak ada sepi lah," kata Ani di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (27/8/2019).

Sedari mengenal Pupung sebagai relawan pasangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019,

Anin menilai korban merupakan sosok yang bertanggung jawab sebagai relawan.

Namun dia tak mengetahui pasti apakah Pupung terlibat masalah dengan istrinya AK (35) yang menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi Pupung dan Dana.

"Kalau lagi kumpul memang enggak pernah bahas masalah keluarga. Paling kami bahas masalah politik saja, pas kumpul juga enggak pernah bawa istri atau anaknya," ujarnya.

Dia pertama tahu kabar duka pada Senin (26/8/2019) malam atau tak lama anggota Satreskrim Polres Kabupaten Sukabumi meringkus AK dan KV dan kabarnya tersiar di media massa.

Ani menyesalkan musibah yang terjadi karena mengetahui kondisi jasad Pupung dan Dana nyaris jadi arang akibat api yang disulut AK dan KV.

"Kalau berita yang mobil terpanggang itu ya saya tahu, cuman pas awal berita kan belum tahu identitasnya. Pas semalam identitasnya tahu semua teman-teman kaget," tuturnya.

Senada dengan Ina, Ega yang sudah mengenal Pupung sejak masih bersekolah di SMAN 70 Jakarta Selatan juga kehilangan sosok sahabat.

Namun seperti Ani, dia mengaku tak mengetahui pasti permasalahan yang terjadi di keluarga Pupung dan AK sehingga berujung pembunuhan.

"Saya enggak kenal sama istri yang sekarang, tapi yang saya tahu mereka sudah punya anak. Anaknya yang sekarang sekitar tujuh tahun umurnya," kata Ega.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved