Tawuran Antar Pelajar di Depok 2 Orang Menderita Luka Sabet Senjata Tajam Hingga Jarinya Putus

Kemudian, kedua kubu pelajar tersebut pun menyepakati waktu dan janjian bertemu di lokasi kejadian hingga terjadi aksi tawuran.

Tawuran Antar Pelajar di Depok 2 Orang Menderita Luka Sabet Senjata Tajam Hingga Jarinya Putus
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Foto ilustrasi/Sejumlah pelajar kembali terlibat tawuran di Jalan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Tawuran antar pelajar pecah di Gang Gobang Kelurahan Kemiri, Beji, Kota Depok, sekira pukul 17.00 WIB pada Senin (26/8/2019).

Kasat Reskrim Polresta Depok mengatakan, tawuran dua kelompok pelajar tersebut berawal dari aksi saling kirim pesan melalui media sosial diantara dua kubu.

Kemudian, kedua kubu pelajar tersebut pun menyepakati waktu dan janjian bertemu di lokasi kejadian hingga terjadi aksi tawuran.

Setibanya di lokasi, satu kelompok pelajar tiba-tiba mendapat serangan brutal dari kelompok pelajar lainnya menggunakan senjata tajam.

Diduga Hendak Tawuran Puluhan Pelajar Diamankan ke Mapolresta Depok

Akibatnya, dua pelajar pun menjadi korbannya dan menderita luka akibat sabetan senjata tajam.

"Korban dua pelajar berinisial FT dan MK, keduanya menderita luka sabetan senjata tajam hingga dua jarinya putus, dan telapak tangannya sobek, dan langsung diarikan ke Rumah Sakit terdekat," ujar Deddy dikonfirmasi kejadian tersebut, Selasa (27/8/2019).

Lanjut Deddy, berdasarkan keterangan saksi dan keluarga korban, pihaknya melakukan pengejaran terhadap pelaku yang menyebabkan dua pelajar menjadi korbannya.

Pengejaran tersebut pun membuahkan hasil, satu persatu para pelaku yang berjumlah empat orang berhasil ditangkap dan diamankan ke Mapolresta Depok.

"Empat pelaku berhasi kami amankan berinisial FR, SW, SF, dan KF. Kami juga mengamankan barang bukti berupa tiga celurit dan sebilah pedang," ucap Deddy.

Terakhir, Deddy mengatakan para pelaku terancam dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama, dan atau Pasal 351 KUHP, dan atau Pasal II Ayat 1 Undang-Undang Darurat No. 12 Th 1951.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved