Breaking News:

Warga Keluhkan Luas Hunian DP 0 Rupiah, Begini Tanggapan Pemprov DKI

Mereka merupakan warga DKI Jakarta yang berhasil lolos hingga tahap ini dan berhak melihat unit yang dipilihnya sejak awal pendaftaran.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana sejumlah warga DKI Jakarta yang lolos verifikasi Bank DKI untuk pengajuan hunian DP 0 rupiah melihat unit di Tower Samawa, Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Kepala UPT Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera DKI Jakarta Dzikran Kurniawan beri tanggapan terkait keluhan warga usai melihat unit yang mereka pilih di hunian DP 0 rupiah di Tower Samawa, Klapa Village, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sebanyak 20 Kepala Keluarga yang lolos verifikasi Bank DKI sejak Selasa (27/8/2019) pagi sekira pukul 09.30 WIB mulai berdatangan ke Klapa Village.

Mereka merupakan warga DKI Jakarta yang berhasil lolos hingga tahap ini dan berhak melihat unit yang dipilihnya sejak awal pendaftaran.

"Saya belum ada update dari Bank DKI. Tapi dalam minggu ini proses akad sedang berlangsung. Tapi tiap hari ada akad. Mungkin nanti akhir bulan atau akhir pekan kita update," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (27/8/2019).

Usai melihat unit yang akan dibeli, ada saja keluhan yang datang dari warga salah satunya tak cukupnya ruang kamar pada tipe 21 atau satu kamar untuk ditambah dengan lemari atau meja rias.

Bahkan beberapa dari mereka sudah membawa meteran untuk mengukur langsung luasan kamar dan dibandingkan dengan kasur yang ada di rumah.

Menanggapi hal tersebut, Dzikran angkat bicara dengan menuturkan sebelum keluhan itu terlontar para warga sudah diberikan kesempatan untuk melihat unit terlebih dahulu.

"Keluhannya apa dulu. Emang enggak lihat, sebelum mereka udh dikasih lihat unitnya. Jadi yang sudah lulus boleh melihat unit yang mau dia tempati. Kenapa mengeluh. Mereka yang pilih, mereka yang mau juga. Jadi kenapa mengeluh," sambungnya.

Beberapa warga kemudian sempat menanyakan untuk berpindah hunian ke tipe 36 atau dua kamar. Hal ini tentunya tidak sesuai dengan saat awal pendaftaran.

VIDEO TRIBUN : Mampir ke Kedai Roti Nogat, Jajanan Hits Roti Gandum di Kawasan Dukuh Atas

Kesal Tak Dipinjamkan Uang, Sopir Nekat Gadaikan Mobil Perusahaan

"Ketika sudah lihat mau mundur ya silakan. Kan sudah ada di situ. Sudah lihat juga dan sudah akad kredit. Kan sudah akad sudah terjualah unitnya. Makanya pikir-pikir dulu kalau mau beli. Orang mau beli hati-hati dong. Inikan rumah tinggal untuk jangka panjang. Semua keinginan sudah saya layani. Harusnya orang kalau mau beli tentunya mereka sudah paham," pungkasnya.

Meskipun sudah sampai tahap melihat unit bagi warga yang lolos verifikasi, pendaftaraan hunian DP 0 rupiah masih terus berlanjut. Sehingga para warga yang belum sempat mendaftar dapat mendaftar, karena pendaftaran masih terus dibuka.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved