Bule Austria Lebih Dulu Nyatakan Cinta, Bambang Petugas PPSU: Nekat ke Jakarta dan Ngajak Saya Nikah

Kisah cinta Bambang dengan bule Austria, sebut Arzum Bali yang mengajaknya nikah duluan.

Bule Austria Lebih Dulu Nyatakan Cinta, Bambang Petugas PPSU: Nekat ke Jakarta dan Ngajak Saya Nikah
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Sosok Petugas PPSU Pondok Labu, Bambang Irawan (28) pada Selasa (27/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, siti Nawiroh

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Baru-baru ini publik dikejutkan dengan seorang PPSU yang berhasil mempersunting bule asal Austria.

Pria beruntung ini adalah Bambang Irawan atau akrab disapa Awan (28) merupakan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum di Pondok Labu.

Sedangkan wanitanya adalah Arzum Bali (26), bule cantik asal Austria.

Keduanya telah resmi menjadi pasangan suami istri pada 18 Agustus 2019 lalu.

Bambang Nikahi Bule Austria, PPSU Pondok Labu: Biar Orang Ngga Memandang Sebelah Mata Pasukan Oranye

PPSU Pondok Labu Belajar Bahasa Jerman Demi Istri Cantik Asal Austria: Susahnya Bukan Main

Bak mimpi, Awan pun membagikan asal mula kisah cintanya dengan bule cantik ini.

Ia bahkan mengungkap, istrinya lah yang duluan 'menembak' dan mengajaknya menikah.

Awalnya mereka berkenalan di media sosial melalui aplikasi karaoke.

Mereka kerap kali bernyanyi dan bertatap muka lewat aplikasi tersebut sejak 2016.

"Awalnya dari Media Sosial Smule, kemudian dari situ sering nyanyi bareng. Dari situ pertemanan kita berlanjut," ungkapnya pada Selasa (27/8/2019).

Petugas PPSU Pondok Labu, Awan bersama perempuan asal Austria Arzum Bali yang kini telah menjadi istrinya pada Rabu (28/8/2019).
Petugas PPSU Pondok Labu, Awan bersama perempuan asal Austria Arzum Bali yang kini telah menjadi istrinya pada Rabu (28/8/2019). (ISTIMEWA)

Terus berhubungan di media sosial, benih-benih cinta pun hadir.

Rupanya, Arzum lah yang mempunyai rasa lebih dulu kepada Awan.

Arzum yang kini menjadi istrinya Awan 'menembak'-nya lebih dulu saat pertama kali bertemu.

Tak hanya itu, Arzum pun nekat datang ke Jakarta pada 2017.

Bambang kaget, ia bahkan hampir tak percaya.

Ia mengatakan pada dirinya bahwa ini semua mungkin hanya lelucon saja.

Follow juga:

"Saya kira bercanda, masa bule nembak saya saat datang menemui saya, saya kaget," kata Bambang.

Namun rupanya benar, cinta Arzum lah yang membawanya sampai menemui Bambang.

Selama 2 minggu berada di Jakarta, Arzum menghabiskan waktu dengan pria yang disukainya itu.

Bahkan, bule berdarah Turki ini mengajak Awan menikah.

"Dari pertemuan pertama kalinya itu, dia ngajak saya nikah," terangnya.

Dari situlah, hubungan mereka berlanjut ke tahap yang lebih serius.

Daftar nikah di KUA Cilandak

Selama tahun 2018, Awan harus bolak-balik ke instansi pemerintahan untuk mengurus berkas menikah.

Dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia hingga Kedutaan Austria.

Ia harus mengurus akte lahir, surat domisili hingga surat keterangan belum pernah menikah.

Sebab, pernikahannya lintas negara.

"Memang pas pengurusan, harus jauh-jauh hari karena lama. Saya pun sempat bikin akte baru karena yang lama enggak boleh dilaminating. Ada kali lima kali bolak-balik," ceritanya.

Berkas yang sudah dilegalisir oleh Kementerian itu pun ia serahkan ke Kedutaan Austria.

Usai dilegalisir, berkas kemudian dikirimkan ke Austria.

Sosok Petugas PPSU Pondok Labu, Bambang Irawan (28) pada Selasa (27/8/2019).
Sosok Petugas PPSU Pondok Labu, Bambang Irawan (28) pada Selasa (27/8/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Sebab, pengiriman berkas itu agar Austria memberikan izin nikah untuk warganya, Arzum.

"Berkas semua harus dilegalisir baru diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman oleh penerjemah tersumpah. Kemudian saya kirim," sambungnya.

Namun, Arzum yang sudah terlanjur balik lagi ke Jakarta membuat Awan harus menarik kembali berkas yang telah dikirimkan ke Austria itu.

"Saya udah ngirim buat dia terima. Tapi mendadak dia datang ke Jakarta jadi berkas ditarik kembali," bebernya.

Mereka pun akhirnya daftar menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cilandak pada tanggal 18 Agustus 2019 silam.

Seperti layaknya pernikahan di permukiman, Awan pun menggelar resepsi nikahan di rumah.

Sosok Petugas PPSU Pondok Labu, Bambang Irawan (28) pada Selasa (27/8/2019).
Sosok Petugas PPSU Pondok Labu, Bambang Irawan (28) pada Selasa (27/8/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Belajar bahasa Jerman demi cinta

Usai menikah, Arzum kembali ke tempat asalnya di Wels, Austria.

Nantinya, Awan akan menyusul perempuan berdarah Turki itu ke sana.

Namun, ia harus belajar bahasa Jerman sebelum berangkat ke Austria.

"Harus belajar bahasa Jerman dulu. Harus punya sertifikat A1. Saya akan ikut les di Goethe-Institut Jakarta," bebernya.

Petugas kebersihan itu juga belajar sendiri lewat buku-buku latihan bahasa Jerman.

Ia pun harus memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai petugas PPSU jika berangkat ke Jerman.

"Bu Lurah cuma memberikan pesan, hati-hati, yang penting di sana sudah ada kerjaan, baru keluar dari PPSU," tambahnya.

Memperistri Arzum bak kejatuhan rezeki nomplok.

Dari hubungannya ini, harap Awan, ia dapat memperbaiki keturunan.

Awalnya, orangtua Awan pun juga tak percaya anaknya bisa memiliki kekasih orang Austria.

"Mereka juga enggak percaya. Masa banyak perempuan di Indonesia, dapetnya dari luar. Tapi mereka memberi kebebasan ke saya," terangnya.

Sosok Petugas PPSU Pondok Labu, Bambang Irawan (28) pada Selasa (27/8/2019).
Sosok Petugas PPSU Pondok Labu, Bambang Irawan (28) pada Selasa (27/8/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

 Keluarga Korban Pembunuhan Dibakar Dalam Mobil Dikenal Tertutup

 M Adi Pradana Korban Jasad Terbakar di Sukabumi, Potret Bareng Pacar Jadi Isyarat, Singgung Kematian

 Kakak Korban Beberkan Kondisi Rumah Tangga Adiknya Sebelum Peristiwa Pembakaran di Sukabumi

Terpikat karena kerja keras

Arzum tahu pekerjaan Awan merupakan pekerja kasar yang bergelut setiap hari di lapangan.

Lumpur dan sampah yang berserakan di selokan maupun di jalan sudah menjadi tugas Awan.

Akan tetapi, Arzum tetap menyukai dirinya dan menerima apa adanya.

Tak jarang ia sering mampir ke Kelurahan Pondok Labu untuk menengok Awan. Tak jarang membawakan makanan untuknya.

Bahkan, mereka berdua tak memedulikan anggapan sebelah mata orang yang melihat hubungannya.

"Katanya, dia menerima saya apa adanya. Dari situ saya percaya, dia melihat usaha saya bekerja keras. Berkat dia, saya merasa diri saya maju," tandasnya.

Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved