Dikira Menodong, 3 Manusia Silver di Pondok Bambu Diamankan Warga

Darman (40), Ade Trisakti Oktapian (23), dan Ade Raisan (20) diamankan warga karena diduga melakukan penodongan.

Dikira Menodong, 3 Manusia Silver di Pondok Bambu Diamankan Warga
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Rono, manusia silver yang tertangkap pihak P3S pada Senin (22/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Tiga manusia silver yang beroperasi di fly over Pondok Bambu, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit diamankan warga pada Senin (26/8/2019) sekira pukul 20.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Iptu Fadholi mengatakan mereka yakni Darman (40), Ade Trisakti Oktapian (23), dan Ade Raisan (20) diamankan warga karena diduga melakukan penodongan.

Korban yakni Muhammad Zaki (15) merasa ditodong pada Minggu (25/8/2019) karena melihat benda serupa pisau lipat dalam topi caping yang digunakan jadi wadah menerima uang.

"Sebelumnya ada korban dimintai uang Rp 5 ribu oleh manusia silver di fly over Pondok Bambu. Saat memberi uang, dia melihat benda diduga pisau kecil dalam topi caping," kata Fadholi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (28/8/2019).

Lantaran mendapati benda diduga pisau lipat dalam topi caping, Zaki merasa ditodong manusia silver yang menurutnya baru saja menenggak minuman keras.

Sederet Foto Romantis Bule Austria Bersuamikan Petugas PPSU: Liburan di Pantai Sampai Potret Menikah

Tim Basket Putri SMAN 1 Jakarta Berhasil Lolos ke Final Honda DBL-North Jakarta

 

Namun saat kejadian Fadholi menuturkan Zaki tak langsung membuat laporan ke Polsek Duren Sawit dan baru mencari manusia silver yang diduga menodong di hari berikutnya.

"Besoknya korban bersama kakaknya menuju fly over Pondok Bambu lalu melihat tiga manusia silver. Karena mengira orang yang sama dengan yang kemarin dia temui. Tiga manusia silver itu diamankan," ujarnya.

Baru pada saat dipertegas Zaki sadar tiga manusia silver tersebut bukan kelompok yang sama dengan yang dia lihat membawa pisau lipat.

Meski salah tangkap, warga sudah terlanjur mengerubugi Darman, Ade, dan Raisan yang sebenarnya tak menodong pengguna jalan sewaktu jadi manusia silver.

"Oleh kakak korban dan anggota buser Polsek Duren Sawit, tiga manusia silver itu diamankan ke Polsek. Setelah diperiksa baru korban tahu kalau mereka bukan manusia silver yang ditemui sebelumnya," tuturnya.

Lantaran tak terbukti melakukan tindak pidana atau jadi korban salah tangkap, Darman, Ade, dan Raisan diserahkan ke pihak Sudin Sosial Jakarta Timur.

Fadholi mengatakan ketiganya diserahkan petugas Sudin Sosial Jakarta Timur karena tak memiliki identitas dan dianggap mengganggu kenyamanan.

"Jadi yang diamankan ini bukan manusia silver yang dilihat korban membawa pisau. Ketiganya kita serahkan ke Sudin Sosial untuk mendapat pembinaan," lanjut Fadholi.

Sebelum dikirim ke panti sosial, Darman, Ade, dan Raisan diminta membuat pernyataan di atas meterai bahwa mereka tak bakal jadi manusia silver lagi. 

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved