Game Android Karya Anak Didik BBPLK Bekasi Belum Tersedia di GooglePlay: Ini Waktu Peluncuran

"Rencananya kita akan upload ke googlePlay supaya nanti bisa diakses masyarakat," kata Vito.

Game Android Karya Anak Didik BBPLK Bekasi Belum Tersedia di GooglePlay: Ini Waktu Peluncuran
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Vito Adhiyoga Konsep Desaim Game, sekaligus instruktur BBPLK Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi telah sukses membuat dua game android karya anak didik pelatihan Motion Graphic Arts. Dua game itu yakni Milenial Strike dan Game Peace Hunter.

Vito Adhiyoga Konsep Desaim Game, sekaligus instruktur BBPLK Bekasi mengatakan, untuk saat ini kedua game tersebut memang belum dapat di download di GooglePlay. Namun, pihaknya berencana akan kembali mengembangkan proyek pembuatan game ini agar dapat dinikmati masyarakat.

"Rencananya kita akan upload ke googlePlay supaya nanti bisa diakses masyarakat," kata Vito.

Kedua game ini dibuat dari hasil pelatihan siswa selama satu setengah bulan. Terdapat 32 siswa yang dibagi menjadi dua kelas dijurusan Motion Graphic Arts.

"Untuk game ini baru yang pertama kali dikerjakan, mereka membuat dari nol belajar dari awal sampai benar-benar game ini dapat bekerja," jelasnya.

Untuk game Milenial Strike merupakan tipe permainan side-scrolling sedangkan Game Peace Hunter merupakan tipe permainan augmented reality.

"Anak-anak belajar dari basic membuat asetnya dari awal, kita buat karakternya dan background-nya segala macem setelah itu kira coding dan itu benar-benar dari nol," paparnya.

VIDEO Anak Didik Balai Latihan Kerja Kemnaker Ciptakan Game Android dan Film Animasi

Sebagian Wilayah Jakarta dan Tangeran Selatan Mati Listrik, Ini Penjelasan PLN

Dikira Menodong, 3 Manusia Silver di Pondok Bambu Diamankan Warga

Kedepan, peminatan pelatihan Motion Graphic Arts BBPLK Bekasi akan melahirkan karya-karya baru hasil latihan peserta didik. Produk game akan dijadikan kurikulum pelatihan, artinya setiap angkatan akan dituntut dapat menciptakan game setelah lulus dari pelatihan.

"Jadi target mereka belajar latihan disini dapat menciptakan game, kedepan karena keterampilan motion graphic akan sangat dibutuhkan di dunia kerja," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved