Pemprov DKI Jakarta Segera Sosialisasi Kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Pemprov DKI Jakarta resmi menaikan BBNKB menjadi 12,5 persen dari sebelumnya sebesar 10 persen.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur Anies Baswedan saat ditemui di GOR Matraman, Jakarta Timur, Rabu (28/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Gubernur Anies Baswedan menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika (Kominfo) DKI Jakarta untuk segera melakukan sosialisasi kenaikan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

Hal ini ia sampaikan usai muncurkan kartu penyandang disabilitas Jakarta (KPDJ) di GOR Matraman, Jakarta Timur.

"Sesegera mungkin, nanti DPRD bekerja sama dengan Kominfo menyiapkan seluruh materi sosialisasi," ucapnya, Rabu (28/8/2019).

Sosialisasi kepada masyarakat pun dikatakan Anies akan segera dikebut.

"Sesegera mungkin akan kami lakukan, kan ini baru diketok minggu lalu," ujarnya.

Terkait adanya isu yang menyebut sejumlah pelaku bisnis di bidang otomotif meminta Pemprov DKI menunda kebijakan tersebut, Anies pun enggan berkomentar.

"Saya belum bisa menanggapi, belum tahu detailnya pernyataannya," kata Anies.

Identifikasi Jasad Pupung dan Dana Ditarget Rampung Jumat Mendatang

MenPAN-RB: PNS Rekrutmen Tahun 2017-2019 Wajib Pindah ke Ibu Kota Baru

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta resmi menaikan BBNKB menjadi 12,5 persen dari sebelumnya sebesar 10 persen.

Kenaikan ini tertuang dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan atas peraturan daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang BBN-KB yang disahkan dalam rapat paripura DPRD, Kamis (22/8/2019).

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Sereida Tambunan mengatakan, raperda tersebut disahkan setelah Pemprov DKI Jakarta belum pernah melakukan perubahan atas tarif BBN-KB selama delapan tahun terakhir.

"Perubahan BBN-KB bukan semata-mata ditujukan untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), melainkan karena adanya kesepakatan dalam rapat kerja terbatas asosiasi Bapenda se-Jawa-Bali dan mempertimbangkan BBN-KB di wilayah sekitar DKI agar ada keseimbangan tarif antar wilayah," ucapnya, Kamis (22/8/2019).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved