Breaking News:

Jasad Terpanggang Dalam Mobil

Akal-akalan Istri Muda Pupung Tutupi Jejak, Bawa Anak saat Eksekusi & Pembunuh Taruh Obat Nyamuk

AK (45) melaksanakan pembunuhan dibantu oleh anak kandung dari suami sebelumnya, Geovanni Kelvin (25) dan empat pembunuh bayaran.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com
Pupung Sadili jadi korban jasad yang terbakar di mobil 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap pembunuhan terhadap Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak kandungnya, M Adi Pradana alis Dana (24) telah direncanakan oleh AK.

AK merupakan otak pembunuhan sekaligus istri muda Pupung Sadili.

AK (45) melaksanakan pembunuhan dibantu oleh anak kandung dari suami sebelumnya, Geovanni Kelvin (25) dan empat pembunuh bayaran.

Rupanya saat akan mengeksekusi Pupung Sadili, sang istri muda membawa serta anak mereka yang masih balita.

Hal tersebut berawal ketika empat eksekutor berkumpul di sebuah apartemen di Kalibata untuk menggeÄ·lar rencana pembunuhan Pupung Sadili dan M Adi Pradana.

Cerita Pembunuh Tukang Antar Ayam: Kaus Berlumur Darah Ngaku Dibegal, Diobati Hingga Diongkosi

Tiket Ludes, Ini Alternatif Bagi yang Ingin Menonton Honda DBL DKI Jakarta North Region

Cium Bau Bensin Setelah Rumah Terbakar, Tetangga Bocorkan Gelagat Aneh Istri Muda Pupung Sadili

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menjelaskan bahwa saat itu AK menjemput para eksekutor sambil membawa balita umur 4 tahun hasil pernikahan dengan Edi Chandra pada 23 Agustus 2019.

Para eksekutor atau pembunuh bayaran ini kemudian dibawa oleh AK ke rumah korban di Lebak Bulus.

Pupung Sadili jadi korban jasad terbakar di Sukabumi
Pupung Sadili jadi korban jasad terbakar di Sukabumi (Kolase TribunJakarta/Kompas.com/Facebook Pupung Sadili)

"Kemudian berangkat ke Lebak Bulus ke rumahnya menggunakan mobil milik pribadi tersangka AK Cayla hitam disopiri AK, di sebelahnya ada pembantunya dan anaknya R," terang Nasriadi dalam jumpa pers di Mapolres Sukabumi, Rabu (29/8/2019).

Agar balita yang merupakan anak dari AK ini tidak tahu siapa yang dijemput, AK mencoba membatasi pandangan buah hatinya itu ke bagian kursi belakang mobil.

"Supaya agar anaknya tidak tahu, jok tengahnya dilipat sehingga menutupi pandangan ke belakang dan di belakang sudah ada 4 orang yang akan melakukan eksekusi itu yaitu SG, AG, RD dan AV," ujarnya.

Dijanjikan Rp500 Juta, 2 Pembunuh Bayaran Batal Ikut Eksekusi Pupung Sadili Gara-gara Kesurupan

Cicilan Utang Istri Muda Diduga Rp200 Juta per Bulan, Terkuak Kekayaan Pupung Sadili Miliaran Rupiah

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved