Pakta Integritas Larang Gunakan Ponsel Saat Kerja, Satpol PP Jakarta Barat Diminta Tiru SPG

Hal itu dikatakannya terkait larangan penggunaan ponsel bagi para anggotanya selama mereka bertugas

Pakta Integritas Larang Gunakan Ponsel Saat Kerja, Satpol PP Jakarta Barat Diminta Tiru SPG
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Satpol PP Jakarta Barat menandatangi Pakta Integritas untuk menegakan kedisiplinan anggota 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat meminta anggotanya meniru sales promotion girls (SPG).

Hal itu dikatakannya terkait larangan penggunaan ponsel bagi para anggotanya selama mereka bertugas.

Pasalnya, selama ini kerap ditemukan adanya petugas yang asyik bermain ponsel di saat bertugas.

"Saya minta mereka sama kaya SPG aja di mal, enggak boleh pegang hp selama bertugas," kata Tamo usai penandatanganan Pakta Integritas yang dilakukan Satpol PP Jakarta Barat di kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (29/8/2019).

Pagi tadi, 700 anggota Satpoll PP se-Jakarta Barat membacakan dan menandatangani Pakta Integritas yang bertujuan untuk menegakkan kedisipilinan para anggota.

"Ini untuk menegakkan kewibawaan Satpol PP karena selama ini masih ditemukan oleh pimpinan yang masih pegang handphone," ujarnya.

Selain soal penggunaan ponsel saat bertugas, Tamo juga mengingatkan anggotanya untuk tak terlibat pungutan liar (pungli) atau pun menjadi beking oknum yang melanggar.

Tamo menegaskan apabila masih ditemukan adanya anggotanya yang melanggar aturan maka akan diberikan hukuman.

Perempuan Termuda di DPRTangsel: Putri Ayu Ingin Patahkan Stigma

Penjelasan Polisi Soal Broadcast 4 Rampok Keturunan Tionghoa Diamuk Hingga Meninggal

Minggu Pertama Kerja, Anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI Isi Waktu Luang Blusukan

Untuk petugas tidak tetap dan PJLP maka ia memastikan kontrak mereka tak akan diperpanjang.

Sedangkan untuk para anggota yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dipotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) selama sebulan. 

"Saya minta masyarakat untuk mengecek dan laporkan aja ke kami kalau ada anggota pungli. Sebut namanya, tugas dimana nanti akan kami tindak," ujarnya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved