Tak Tahu Keluarganya Jadi Korban Pembunuhan, Saat Lebaran Misem Selalu Nantikan Kepulangan Sang Anak

Misem (76) ibu korban pembunuhan sadis di Banyumas, masih terus menunggu dan berharap kepulangan anak dan cucunya saat lebaran tiba.

Tak Tahu Keluarganya Jadi Korban Pembunuhan, Saat Lebaran Misem Selalu Nantikan Kepulangan Sang Anak
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Halaman depan rumah Misem yang berada Desa Pasinggangan Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, pada Senin (26/8/19) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muji Lestari

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Misem (76) ibu korban pembunuhan sadis di Banyumas, masih terus menunggu dan berharap kepulangan anak dan cucunya.

Menjelang lebaran ia selalu menunggu anak dan cucunya yang ia anggap merantau itu dapat pulang mengunjunginya.

Misem terus menunggu dan berharap akan kepulangan anak dan cucunya.

Ia tidak mengetahui kalau nyatanya anak dan cucunya itu telah dibunuh oleh Saminah, anaknya sendiri.

Bahkan setiap lebaran tiba, wanita tua renta itu selalu menyiapkan hidangan lebaran dalam jumlah banyak.

Tukang Antar Ayam Tewas di Kebon Pisang, Istri Ucapkan Ini Lihat Jenazahnya: Saya Kuat, Saya Kuat

Semifinal Berakhir, Ini Jadwal Babak Final Honda DBL-North Jakarta 2019

Rencana Awal Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Tangsel Berubah, Bakal Ada Kolam Renang

Sebab Misem beranggapan siapa tahu anak-anaknya akan pulang saat lebaran tiba.

Kisah pilu Misem yang selalu menantikan kepulangan anak-anaknya diceritakan oleh Sihad (mantan ketua RT 7 RW 3).

Sidah menceritakan Misem selalu terlihat sibuk menjelang lebaran.

Misem selalu menyiapkan hidangan lebaran dalam jumlah banyak tiap kali lebaran tiba.

Halaman
1234
Penulis: Muji Lestari
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved