Terdeteksi Terjangkit Virus Berbahaya, Bibit Stroberi dan Jambur Air dari Luar Negeri Dimusnahkan

Virus Strawberry Mid Yellow Edge Virus (SMYEV) dan serangga hidup Lalat Buah (B. correcta) ini merupakan OPTK Kategori A1 Golongan 1.

Terdeteksi Terjangkit Virus Berbahaya, Bibit Stroberi dan Jambur Air dari Luar Negeri Dimusnahkan
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pemusnahan buah-buahan berbahaya yang datang dari luar negeri melalui Bandara Soekarno-Hatta melalui Kementerian Pertanian, Kamis (29/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Buah-buahan mengandung virus dan hama serangga hidup dari luar negeri kembali ditemukan masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Virus dan hama penyakit kali ini ditemukan pada bibit stroberi yang positif mengandung Strawberry Mild Yellow Edge Virus (SMYEV) setelah diuji secara klinik.

Menurut informasi yang didapatkan, 10 batang bibir stroberi di atas rencananya akan ditanam di Indonesia.

Selain bibit stroberi, ada Jambu Air Rose Apple atau Syzygium samarangense asal Thailand seberat 1.494 kilogram ditemukan mengandung serangga hidup lalat buah (Bactrocera corecta).

Sehingga total perkiraan nilai komoditas pertanian ini mencapai Rp 86 juta lebih.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil mengatakan komiditi yang dinilai akan merusak pertanian di Indonesia itu langsung dihancurkan hari ini.

"Menjaga agar hama penyakit hewan dan tumbuhan tidak masuk dan tersebar di Indonesia. Pemeriksaan yang detail untuk semua invansi produk pertanian impor. Kita harus pastikan sehat dan aman," kata Ali usai melakukan pemusnahan di Instalasi Karantina Balai Besar Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (29/8/2019).

Jamil menjelaskan, bibit stroberi dan buah jambu yang dimusnahkan ini merupakan hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium karantina tumbuhan Bandara Soekarno-Hata.

Hasil pengujiannya menyatakan bahwa komoditas impor tersebut positif mengandung Virus SMYEV dan Serangga Lalat Buah B. correcta.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved