Breaking News:

Tips Penanganan Pertama Apabila Tergigit Hewan Liar

Usai mencuci luka, Anda juga harus tetap waspada. Sehingga segera pergi ke Rumah Sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
Kompas/Istimewa
Ilustrasi Rabies KOMPAS/ILUSTRASI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Apabila Anda tergigit hewan liar seperti anjing, kucing, kera atau musang ternyata tak boleh disepelekan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Satuan Pelaksana Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Risa Maurina.

Terdapat empat jenis hewan yang rentan terhadap rabies, yakni anjing, kucing, kera dan musang. Oleh sebab itu ia mengimbau bagi pemilik hewan tersebut untuk melakukan vaksin rabies rutin minimal perdelapan bulan sekali.

Kemudian ia membagikan pengalaman unik lainnya ketika dirinya beberapa tahun belakangan sempat digigit oleh anjing.

Rupanya hal tersebut tak boleh lagi dianggap sepele. Terlebih jika yang menggigit merupakan anjing liar.

Untuk itu wanita berhijab ini mengajak untuk melakukan penanganan pertama usai digigit hewan tersebut.

"Langkah awal yang dilakukan ialah mencuci luka bekas gigitan di bawah air mengalir minimal 15 menit. Terus saja lakukan pencucian luka dengan posisi seperti itu," ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (29/8/2019).

Seorang Anak Tertabrak Mobil di Legok Hingga Kakinya Terluka Parah

Usai mencuci luka, Anda juga harus tetap waspada. Sehingga segera pergi ke Rumah Sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

"Kalau anjing liar kan kita enggak tahu. Habis situ langsung ke RS. Sejauh ini ada dua RS yang terdapat obat anti rabies yakni RS Tarakan dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso. Di sana dicegah dengan penyuntikan anti rabies," lanjutnya.

Bukan hanya manusia saja yang melakukan perawatan. Pada anjing juga dilakukan observasi ketika menerima aduan penggigitan.

Anjing dimasukan dalam ruang observasi selama 14 hari. Jika terbukti rabies, hewan tersebut akan mati dalam rentan waktu 14 hari usai penggigitan.

Namun jika tidak, hewan dikembalikan lagi. Apabila hewan peliharaan maka akan diberikan syarat kembali namun tak boleh dilepaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved