Pengendara Truk dan Pickup Penyebab Kaki Calvin Borsitzki Putus Bisa Kena Penjara Lima Tahun

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, mengatakan sedang memeriksa sopir truk dan mobil pick up.

Pengendara Truk dan Pickup Penyebab Kaki Calvin Borsitzki Putus Bisa Kena Penjara Lima Tahun
Kompas.com
Ilustrasi kecelakaan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Aparat Satuan Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) sedang mendalami kasus kecelakaan yang mengakibatkan Calvin Borsitzki (11) kehilangan hampir sebagian kaki kanannya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, kecelakaan antar pengendara truk yang menabrak pengemudi mobil pick up hingga menghantam Calvin hingga kakinya putus di bilangan Jalan Rancaiyeuh, Legok, Kabupaten Tangerang.

Meskipun Legok secara administrasi masuk ke wilayah Kabupaten Tangerang, secara wilayah hukum masuk ke Polres Tangsel.

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin Hanggara, mengatakan sedang memeriksa sopir truk dan mobil pick up.

"Dua duanya sedang kita periksa supaya kita benar-benar bisa menentukan yang bersalah siapa. Walaupun memang yang pertama sopir truk ya yang mau mendahului, namun tidak cukup ruang, akhirnya menabrak Grand Max, dan Grand Max ini yang membuat anak sekolah itu luka," ujar Lalu di Serpong, Tangsel, Jumat (30/8/2019).

Kedua sopir atas nama Budi Setiawan (sopir truk) dan Moh Soleh (sopir pick up) itu sementara disangkakan pasal 301 ayat 3 yang berkonsekuensi hukum maksimal lima tahun penjara.

"Sangkaan awal ya itu karena kelalaiannya mengakibatkan seorang lain luka berat. 310 ayat 3 Undang-undang Lalu Lintas angkutan jalan, ancaman pidananya maksimal lima tahun," jelasnya.

SBY Pernah Wakilkan Tugas ke Boediono Karena Ibunda Sakit, Ini Riwayat Penyakitnya

Polisi Akan Dalami Lagi Kasus Kematian Pria Terbakar Dalam Mobil

Melihat Suasana Kampung Terang di Kota Bambu Selatan Palmerah

Demi memastikan sangkaan pasal itu, Lalu mengatakan, pihaknya akan memeriksa sekali lagi dan mencocokkan keterangan sopir dan saksi-saksi.

"Kita akan sekali lagi mencocokkan keterangan dari pengemudi dan saksi, nanti di lokasi kejadian kita akan mengecek kembali, kita akan cocokkan dengan scatch yang sudah ada," ujarnya.

Lalu memastikan, kedua sopir membawa surat-surat kendaraan lengkap dan tidak berada di bawah pengaruh alkohol.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved