Viral di Medsos Polisi Tangerang Tendang Pengendara Motor Hingga Jatuh di Tengah Jalan

Pemotor yang tidak menggunakan helm tersebut langsung tersungkur ke jalan raya, beruntung tidak ada kendaraan lain yang melibasnya.

Viral di Medsos Polisi Tangerang Tendang Pengendara Motor Hingga Jatuh di Tengah Jalan
Istimewa/tangkap layar video
Polisi yang viral karena menendang seorang pemotor sampai jatuh ke tengah jalan pagi tadi, Jumat (31/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pagi tadi Tangerang dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan perlakuan tidak sepantasnya oleh polisi kepada pengendara sepeda motor.

Dalam video yang berdurasi 23 detik itu jelas terlihat seorang polisi tiba-tiba saja menendang pengendara motor jenis Yamaha RX-King.

Pemotor yang tidak menggunakan helm tersebut langsung tersungkur ke jalan raya, beruntung tidak ada kendaraan lain yang melibasnya.

Setela jatuh, polisi tersebut langsung menghampiri pemotor dan berteriak kencang.

"Jangan kabur, jangan jabur, jangan kabur," teriak polisi yang belum diketahui identitasnya sampai sekarang.

Lebih Dekat dengan Gitaris Fingerstyle Alip Ba Ta yang Trending di YouTube, Ini Pekerjaan Hariannya

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2019, 5.376 Pengendara Ditilang

Diketahui, kejadian tersebut berada di bilangan Cibadak, Kabupaten Tangerang pada Jumat (30/8/2019) pagi.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan sedang menyelidiki kasus tersebut.

"Saya akan segera menindaklanjuti, apapun alasan yang dilakukan anggota tersebut adalah salah," jelasnya saat dikonfirmasi.

Hingga saat ini, menurutnya masih belum jelas apa cikal bakal anggotanya melakukan tindakan yang dinilai berbahaya itu.

"Namun tentunya kita tetap menganut praduga tak bersalah dalam melihat semua permasalahan. Sedang didalami apakah reflek karena mau ditabrak. Atau sekedar tidak suka ada sepeda motor membunyikan knalpot," ungkap Sabilul.

Pasalnya, petugas tersebut kini sedang menjalani pemeriksaan oleh Provost di Mapolresta Tangerang.

Bahkan, Sabilul tak segan-segan akan mencopot jabatan petugasnya apa bila memang dinyatakan bersalah usai menjalani pemeriksaan.

"Kalau memang ternyata bersalah, saya tidak segan-segan memberikan tindakan fisik, administratif sampai pencopotan anggota," ujarnya.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved