Ibunda SBY Meninggal

Ceritakan Kenangan Masa Kecil dengan Eyang Bibah, Ibas: Selalu Diajak Buat Makanan Desa

Satu kenangan yang sangat membekas di hati Ibas adalah ia selalu diajak Eyang Bibah untuk membuat makanan khas desa.

Ceritakan Kenangan Masa Kecil dengan Eyang Bibah, Ibas: Selalu Diajak Buat Makanan Desa
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas bersama sang istri Sity Ruby Aliya Rajasa dan ketiga anaknya berziarah ke makam Siti Habibah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM,  KEBAYORAN LAMA - Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengingat kenangan masa kecilnya dengan sang nenek, Siti Habibah.

Ibas mengatakan, saat masih duduk di Sekolah Dasar, ia dan sang kakak Agus Harimurti Yudhoyono kerap mengunjungi Eyang Bibah yang kala itu tinggal di Blitar, Jawa Timur.

"Ketika saya waktu masih kecil mungkin sekitar SD kelas 1, 2, 3, 4 gitu, Kami selalu mengunjungi Eyang Bibah yang tinggal di Blitar," kata Ibas usai berziarah ke makam Siti Habibah di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8/2019).

Di mata Ibas, Eyang Bibah merupakan sosok yang sangat menyayangi keluarganya.

"Saya mengenang kecil sedikit atas kebaikan almarhumah yang selalu dekat dengan keluarganya yang selalu peduli dan sayang terhadap keluarganya, kepada Pak SBY kepada almarhumah Ibu Ani, kepada cucunya Agus dan Ibas," kata Ibas.

Satu kenangan yang sangat membekas di hati Ibas adalah ia selalu diajak Eyang Bibah untuk membuat makanan khas desa saat ia berkunjung ke Blitar.

Tak Ikut Prosesi Pemakaman, Ibas dan Aliya Rajasa Bacakan Doa di Pusara Sang Nenek

"Eyang selalu juga mengajak, menawarkan membuatkan makanan makanan ringan khas desa, khas kampung, khas daerah seperti kacang, apakah kikil dan lain sebagainya, yang hanya menunjukkan kepedulian, dan rasa kecintaan," ucapnya.

Karenanya, Ibas mengaku sangat kehilangan atas kepergian Eyang Bibah yang hanya berselang beberapa bulan dengan meninggalnya ibundanya, Ani Yudhoyono.

"Rasa cinta itu sudah sangat cukup bagi kami, dan pada saatnya kami harus mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf sebesar-besarnya, kepada almarhumah, eyang buyut, Eyang Bibah atas segala kesalahan, dosa ataupun tutur kata selama di dunia," kata Ibas.

Ibas beserta istri dan ketiga anaknya memang tak mengikuti proses pemakaman Siti Habibah lantaran baru saja mendarat dari kunjungan kerjanya ke Mesir.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, Ibas dan keluarganya tiba Pukul 16.55 WIB di TPU Tanah Kusir dan langsung memanjatkan doa dan menabur bunga di makam Eyang Bibah.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved