Obat Kedaluwarsa

Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Masih Tak Nyaman Kontrol di Puskesmas Kamal Muara

Novi Sri Wahyunu (21), ibu hamil korban obat kedaluwarsa Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, mengaku tak nyaman kontrol di puskesmas itu.

Ibu Hamil Korban Obat Kedaluwarsa Masih Tak Nyaman Kontrol di Puskesmas Kamal Muara
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Novi Sri Wahyuni (21) saat ditemui di kediamannya, Kamal Muara, Jakarta Utara, Jumat (16/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Novi Sri Wahyunu (21), ibu hamil korban obat kedaluwarsa Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, mengaku tak nyaman kontrol di puskesmas itu.

Belakangan, setelah kasus ini mencuat, Novi sudah dirujuk ke RSUD Cengkareng.

Namun, sebagian pemeriksaan kesehatan masih ia jalani di Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, termasuk kontrol ke bidan.

"Iya, alhamdulillah juga lancar mas, kemaren juga habis dikontrol sama bidan Puskesmas Kamal (Muara)," kata Novi saat dihubungi TribunJakarta.com, Sabtu (31/8/2019).

Meski kontrol terakhir yang ia jalani di bidan Puskesmas Kelurahan Kamal Muara berjalan lancar, Novi mengaku masih merasa takut datang ke puskesmas itu.

Hati kecilnya masih enggan datang ke Puskesmas Kelurahan Kamal Muara setelah pemberian obat kedaluwarsa kepadanya.

Namun, demi kesehatannya, Novi masih menjalani pemeriksaan kesehatan baik di puskesmas maupun di RSUD Cengkareng.

"Meski sebenarnya saya ndak mau. Karena kalau melihat muka-muka itu (pihak puskesmas) jadi ada rasa takut dan nggak nyaman gitu," tutur Novi.

Sebelumnya, Puskesmas Kelurahan Kamal Muara dilaporkan ke polisi usai memberikan vitamin B6 kedaluwarsa kepada dua orang ibu hamil.

Halaman
1234
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved