Lagu di Lampu Merah Depok Resmi Diputar, Wali Kota Terima Kritik, Kalau Jenuh Putar Musik Kencang

Idris menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang diantaranya pakar transportasi dan juga pakar manajemen lalu lintas.

Lagu di Lampu Merah Depok Resmi Diputar, Wali Kota Terima Kritik, Kalau Jenuh Putar Musik Kencang
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Lampu merah Simpang Ramanda tempat lagu Hati-hati milik Wali Kota Depok Mohammad Idris diputar. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Lagu berjudul hati-hati milik Wali Kota Depok Mohammad Idris, akhirnya resmi diputar di lampu merah Simpang Ramanda, Pancoran Mas, Kota Depok.

Berdurasi maksimal satu menit, lagu tersebut bisa didengarkan setiap pengendara setelah tiga kali pesan-pesan tertib berlalu lintas disampaikan melalui pengeras suara.

Mohammad Idris mengatakan, pihaknya terbuka menerima segala masukan, kritik, dan saran terkait pemutaran lagu dan sejumlah program  lainnya yang ada didalam Joyfull Traffic Management (Joytram) besutan Dinas Perhubungan Kota Depok.

“Kami terbuka, kami menerima berbagai kritik masukan-masukan, saran-saran, namun  sebagai warga negara di dalam NKRI kami mengedepankan sopan santun tata krama agar kritikan ini bisa konstruktif,” ujar Idris di Staisun Depok Baru usai launching Joytram, Pancoran Mas, Kota Depok, Sabtu (31/8/2019).

Wali Kota Depok Mohammad Idris dijumpai wartawan usai launching Joyfulll Traffic Management (Joytram) di Stasiun Depok Baru, Sabtu (31/8/2019).
Wali Kota Depok Mohammad Idris dijumpai wartawan usai launching Joyfulll Traffic Management (Joytram) di Stasiun Depok Baru, Sabtu (31/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Idris menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang diantaranya pakar transportasi dan juga pakar manajemen lalu lintas terakit keputusan pemutaran lagu di lampu merah tersebut.

“Termasuk masukan dari pusat juga, mereka juga sudah resmi merestui kebijakan ini,” tambahnya. 

Terakhir, Idris mengakui masih ada kekurangan seperti speaker pengeras suara yang  menurutnya masih belum maksimal di lampu merah pemutaran lagu tersebut.

“Seperti harus ditambah disisi lainnya pengeras suaranya, karena masih kurang kencang tidak terdengar dari dalam mobil. Kalau memang jenuh dengan lagu ini (hati-hati), ya silahkan putar lagu lain yang kuat (kencang) di dalam mobil,” ujarnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved