Musim Kemarau Belum Berakhir, Pemerintah Diminta Waspada Penurunan Produksi Pertanian

"Puso juga lebih tinggi dari tahun lalu. Makanya, harus hati-hati di sisa bulan-bulan kedepan sampai Desember," ujarnya.

Musim Kemarau Belum Berakhir, Pemerintah Diminta Waspada Penurunan Produksi Pertanian
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/muhammad abdiwan
Sejumlah anak bermain di daerah persawahan yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin/24/9/2018. BMKG Sulawesi Selatan menduga musim kemarau panjang akan berlangsung hingga bulan Oktober di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah produksi gabah atau beras tahun ini diprediksi anjlok menyusul kemarau panjang di tahun 2019 ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan pemerintah mewaspadai gagal panen hingga Desember mendatang.

Sedangkan ancaman puso tahun 2019 masih tinggi jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Potensi luas panen tahun ini memang lebih rendah dari 2018, indikasinya seperti itu," kata Direktur Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan BPS, Hermanto kepada wartawan, Jumat (30/8/2019).

Dikatakannya pemerintah perlu mewaspadai potensi gagal panen produksi pertanian untuk kisaran waktu sampai dengan Desember mendatang.

BPS mengingatkan, ancaman turunnya produksi masih terjadi, mengingat belum berakhirnya musim kemarau.

Namun, dari pengamatan yang dilakukan melalui Kerangka Sampel Area (KSA), terdeteksi masih ada potensi pertanaman sampai Oktober, khususnya di daerah-daerah yang memiliki irigasi yang baik.

"Puso juga lebih tinggi dari tahun lalu. Makanya, harus hati-hati di sisa bulan-bulan kedepan sampai Desember," ujarnya.

Sebelumnya, BPS menyebut luas lahan baku sawah terus menurun.

Kekeringan, Warga Kamal Jakarta Barat Harus Tambah Pengeluaran Buat Dapatkan Air Bersih

Menurut data luas lahan yang didapatkan dari Kerangka Sampel Area (KSA) menggunakan data hasil citra satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Badan Informasi Geospasial (BIG), ada penurunan.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved