Musim Kemarau Belum Berakhir, Pemerintah Diminta Waspada Penurunan Produksi Pertanian

"Puso juga lebih tinggi dari tahun lalu. Makanya, harus hati-hati di sisa bulan-bulan kedepan sampai Desember," ujarnya.

Musim Kemarau Belum Berakhir, Pemerintah Diminta Waspada Penurunan Produksi Pertanian
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/muhammad abdiwan
Sejumlah anak bermain di daerah persawahan yang mengalami kekeringan di kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin/24/9/2018. BMKG Sulawesi Selatan menduga musim kemarau panjang akan berlangsung hingga bulan Oktober di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. 

Pada 2018 luas lahan ada 7,1 juta hektare. Sedang pada 2017 masih 7,75 juta hektare.

Sedangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan terdapat tujuh provinsi yang terdampak bencana kekeringan, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Empat kabupaten berstatus tanggap darurat, dan 32 kabupaten/kota berstatus siaga darurat.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro membenarkan data yang disampaikan BPS.

Dirinya mengatakan bahwa musim kemarau saat ini berdampak pada menurunnya produksi pertanian.

Menurutnya, siklus musim kemarau harusnya dijadikan pengalaman dan pembelajaran bagi pemerintah untuk menyiapkan sistem pengairan yang jauh lebih baik.

Menurutnya, pemerintah kurang memperhatikan pemeliharaan waduk-waduk dan saluran irigasi, sebagai penunjang utama.

"Ketika kita butuh air, justru kita tidak punya air. Maka saya usulkan kepada pemerintah, selain membangun waduk baru, waduk lama juga dipelihara. Sehingga bisa digunakan masyarakat di musim kemarau," ujarnya

Darori juga meminta kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan program subsidi kepada para petani.

Menurutnya, selain subsidi, jaminan atau kepastian harga atas hasil panen menjadi suatu yang penting, karena terkait dengan kesejahteraan dan penghasilan para petani.

Masuki Musim Kemarau, 7 Kecamatan di Jakarta Alami Kekeringan

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved