Tempeleng Mahasiswa Hingga Matanya Bengkak, Seorang Dosen UNM Dinonaktifkan, Ini Kata Dekan FBS

Jika seharusnya tenaga pendidik memberikan contoh yang baik untuk anak didiknya, hal ini tidak berlaku untuk AA seorang dosen di UNM.

Tempeleng Mahasiswa Hingga Matanya Bengkak, Seorang Dosen UNM Dinonaktifkan, Ini Kata Dekan FBS
Tangkapan Layar Tribun-Timur
KRONOLOGI Dosen UNM tampar mahasiswa saat ngajar gara-garap pegang HP, si dosen kini dibebas tugaskan. 

Sebagaimana lazimnya, pada awal mengajar, Abdul Aziz meminta mahasiswa diajarnya untuk menonaktifkan atau tidak menggunakan handphone atau HP selama kegiatan belajar dan mengajar berlangsung.

KRONOLOGI Dosen UNM tampar mahasiswa saat ngajar gara-garap pegang HP, si dosen kini dibebas tugaskan.
KRONOLOGI Dosen UNM tampar mahasiswa saat ngajar gara-garap pegang HP, si dosen kini dibebas tugaskan. (Tangkapan Layar Tribun-Timur)

Namun, Nurfadhillah agak telat menonaktifkan HP-nya.

Saat akan menonaktifkan HP-nya, pada saat itu pula korban ditampar.

"Pak Aziz ( Abdul Aziz ) jalan ke belakang, lalu terjadi peristiwa itu ( penamparan )," kata Syukur Saud berdasarkan hasil konfirmasi dari pelaku dan korban.

Korban, Nurfadhillah tak ditampar menggunakan tangan secara langsung, namun menggunakan kertas.

"Kata Pak Aziz, 6 lembar kertas yang diklip," ujar Syukur Saud.

Lebih lanjut, kata Syukur Saud, kertas tersebut menusuk bola mata korban hingga terjadi luka ringan.

Setelah peristiwa tersebut, kondisi korban membaik dan kini tetap bisa melihat secara normal.

Traumanya perlahan mulai hilang.

(Sumber: TribunJakarta/Tribun-Timur/Kompas.com)

Penulis: Muji Lestari
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved