Cegah Kebakaran, Warga Ciracas Diimbau Tak Curi Listrik PLN

Korsleting listrik masih jadi pemicu utama kebakaran. Ini imbauan Sekcam Ciracas Mamad.

Cegah Kebakaran, Warga Ciracas Diimbau Tak Curi Listrik PLN
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jaringan kabel di satu tiang listrik PLN di Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (1/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Korsleting listrik masih jadi pemicu utama kebakaran.

Termasuk di Jakarta Timur yang kepadatan penduduknya paling tinggi di DKI namun belum di setiap wilayah memiliki pos pemadam.

Menanggapi hal itu, Sekcam Ciracas Mamad mengatakan kerap mengimbau warganya agar tak melakukan pencurian listrik dari PLN sehingga memicu kebakaran.

"Dalam beberapa forum sudah saya sampaikan, baik melalui Lurah, Ketua RW, Ketua RT dan ke warga langsung tentang bahaya pencurian listrik. Karena bisa memicu kebakaran," kata Mamad di Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (1/9/2019).

Dengan tingkat kepadatan penduduk yang menurut data BPS berada di posisi enam dari 10 Kecamatan di Jakarta Timur, musibah kebakaran harus diwaspadai.

Mamad menuturkan pihaknya juga berkoordinasi dengan PLN agar menertibkan rumah warga yang kedapatan mencuri listrik.

"Kita juga minta bantuan PLN untuk menertibkan adanya pencurian aliran listrik. Jangan sampai ada arus pendek, lalu kebakaran," ujarnya.

Perihal rencana yang diutarakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang pemasangan stiker di wilayah rawan kebakaran.

Mamad setuju dengan rencana tersebut, namun dia mengaku belum mendapat edaran resmi terkait implementasi rencana.

Sudah Tayang di Bioskop, Berikut Sinopsis dan Official Tariler Film Gundala!

5 Manfaat Kulit Pisang untuk Wajah, Hilangkan Jerawat dan Mata Panda: Berikut Cara Pengolahannya!

"Saya belum mendapat intruksi dari tingkat Pemkot. Bukan saya menunggu pelaksanaannya, tapi kan harus jelas lebih dulu prosedurnya," tuturnya.

Sebelumnya Anies mengeluarkan Instruksi Gubernur nomor 69 tahun 2019, tentang Gerakan Warga Cegah Kebakaran Pendataan dan penandaan lokasi rawan kebakaran.

Pelaksanaan intruksi tersebut tak lepas dari peran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta dalam mendata wilayah rawan kebakaran.

"Kampung yang di sana ditemukan ada seliweran kabel-kabel yang tidak sesuai ketentuan berpotensi menghasilkan hubungan pendek. Di situ kampungnya diberi tanda dan harus diperbaiki," kata Anies, Senin (12/8/2019).

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved