Honor RT/RW di Kota Bekasi Terkendala Keuangan Daerah Belum Stabil

Reny Hendrawati mengatakan, pihaknya memutuskan melakukan efsiensi pemberian insentif kemasyarakatan tersebut untuk menyeimbangkan kondisi keuangan

Honor RT/RW di Kota Bekasi Terkendala Keuangan Daerah Belum Stabil
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Landmark Kota Bekasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akhirnya buka suara soal honorium kemasyarakatan untuk RT/RW, Kader Posyandu/PKK, Linmas, keagamaan yang belum cair sejak sekitar empat bulan terkahir, hal ini rupanya berkaitan dengan keuangan daerah yang belum stabil.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sekaligus Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Hendrawati mengatakan, pihaknya memutuskan melakukan efsiensi pemberian insentif kemasyarakatan tersebut untuk menyeimbangkan kondisi keuangan.

"Hingga Maret 2019 honorarium, sudah di cairkan. Kemudian kita tunda pembayaran dan Ini dilakukan Intinya agar terjadi keseimbangan fiskal. Hingga kini, Pemkot Bekasi telah menetapkan prioritas pembayaran insentif kemasyarakatan pada APBD Perubahan 2019," kata Reny dalam keterangannya, Senin (2/9/2019).

Honorium kemasyarakatan kata dia, tetap menjadi priorotas Pemkot Bekasi dalam penyusunan APBD perubahan 2019. Saat ini, prosesnya masih di tahap evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Di APBD Perubahan2019 juga sudah memuat hal itu (honoroum kemasyarakatan). Namun masih di koreksi Pemprov Jabar," ungkap dia.

Kotak Amal Musala Nurus Shobah Dimaling Tiga Kali, Warga: Tega Banget Ya

Pemberian Insentif kepada RT sebesar Rp 1.250.000 dan Insentif RW sebesar Rp 1.750.000 dan Kader Posyandu sebesar Rp 400 ribu, insentif pimpinan atau pemuka umat beragama sebesar Rp 300 ribu, pemelihara rumah ibadah sebesar Rp 200 ribu.

Kemudian insentif kepada pengurus majelis umat beragama tingkat kecamatan sebesar Rp 750 ribu, dan pengurus Majelis Umat Beragama tingkat kelurahan sebesar Rp 500 ribu

Kota Bekasi memiliki 12 Kecamatan terdiri dari 56 kelurahan. Jumlah RT sebanyak 7086, RW sebanyak 1013. Untuk pengurus dan anggota tim PKK , Kader Posyandu dan pendamping kader posyandu ditotal berjumlah 16.101 orang.

Sebelumnya, sejumlah elemen aparat lingkungan seperti RT/RW, Kader Posyandu mulai resah honor yang biasanya mereka terika tak kunjung cair. Padahal, honor tersebut dinilai sangat membantu aktivitas kerja mereka di lingkungan masyarakat.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved