Pembahasan APBD, Semua Fraksi di DPRD DKI Jakarta Buka Lowongan Magang per Oktober-Februari

"Nah, di situ sudah banyak yang masuk, kemarin juga sampai malam cek CV, jadi tiga hari terkahir saya cek CV," jelas Ima

Pembahasan APBD, Semua Fraksi di DPRD DKI Jakarta Buka Lowongan Magang per Oktober-Februari
Tribunjakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Sosok Ima Mahdiah Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 usai dilantik di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin (26/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Ima Mahdiah, mengatakan semua fraksi di DPRD DKI Jakarta sedang membuka lowongan magang untuk membahas pembahasan APBD DKI Jakarta.

"Sebenarnya sebelum ada tenaga ahli, ini kita buka lowongan magang untuk fraksi per Oktober Februari, karena Januari kita ada pembahasan APBD 2021," kata Ima, saat dihubungi Wartawan, pada Senin (2/9/2019).

Sejauh ini, kata Ima, sudah banyak lamaran magang yang masuk di DPRD Jakarta.

"Nah, di situ sudah banyak yang masuk, kemarin juga sampai malam cek CV, jadi tiga hari terkahir saya cek CV," jelas Ima.

Dia melanjutkan, para pelamar ini dinilai memiliki profesionalisme yang sesuai bidangnya.

Namun, sambungnya, pihaknya tak dapat membayar dengan gaji yang banyak.

Bahkan, para tenaga kerja magang ini rencananya akan diberi upah dari segi transportasi dan makanan setiap harinya.

"Banyak ya, profesional yang kita tidak bisa gaji banyak. Intinya kita cuma bisa kasih mereka transport sama kita sediakan makan setiap hari," tuturnya.

Intimidasi dan Kekerasan Diduga Terjadi Saat Penertiban Posko Korban Gusuran Pekayon-Jakasetia

Selain Membersihkan Mulut, Ini 7 Kegunaan Lain dari Sikat Gigi: Bisa untuk Kecantikan

"Itu profesional yang biasa mereka gajinya besar. Cuma, ketika di sini, mereka mau sumbangsih tenaga pikiran buat DKI. Ibarat kata, magang tidak full time, cuma beberapa waktu saja," jelasnya.

Umpamanya perekrutan itu ditolak fraksi, kata Ima, maka secara personal eks staf Basuki Tjahaja Purnama (BTP) ini tetap merekrut.

"Oh, saya rekrut sendiri, jadi kalau tidak disetujui, saya tetap rekrut. Jadi, saya sudah rekrut, ada dua orang bantu saya diskusi, bantu saya pengaduan masyarakat," tukasnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved