Pemkot Jakarta Pusat Gelar Gebyar Budaya Betawi Agar Terus Berkembang Tak Hilang Dimakan Zaman

Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin, menyebut kegiatan Gebyar Budaya Betawi ini sebagai wujud menjaga kelestarian budaya Betawi.

Pemkot Jakarta Pusat Gelar Gebyar Budaya Betawi Agar Terus Berkembang Tak Hilang Dimakan Zaman
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin, menyebut kegiatan gebyar budaya Betawi sebagai wujud menjaga kelestarian budaya Betawi, di gedung Kesenian Miss Tjijih, Jalan Kabel Pendek, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pemerintah kota Jakarta Pusat sedang menyelenggarakan 'gebyar budaya Betawi' di gedung kesenian Miss Tjijih, Jalan Kabel Pendek, Jakarta Pusat.

Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Iqbal Akbarudin, menyebut kegiatan Gebyar Budaya Betawi ini sebagai wujud menjaga kelestarian budaya Betawi.

"Ini adalah wujud menjaga kelestarian budaya Betawi. Agar terus berkembang dan tidak hilang dimakan zaman," kata Iqbal, di Gedung Kesenian Miss Tjijih, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).

Gebyar Budaya Betawi, merupakan peluang untuk mengembangkan generasi muda untuk merawat budaya Betawi.

"Budaya Betawi itu sangat besar. Kalau zaman dulu, seni Palang Pintu, Lenong, Gambang Kromong, dan Pencak Silat itu mainnya dari kampung ke kampung," kata Iqbal.

Untuk itu, Iqbal berharap agar warga Jakarta Pusat dan seluruh masyarakat Betawi tetap menjaga budayanya agar tak lekang dimakan zaman.

Pemkot Jakarta Pusat Gelar Gebyar Budaya Betawi di Gedung Kesenian Miss Tjijih

"Kami harapkan di seluruh kegiatan acara besar di Jakarta, ini harus ada Palang Pintu, Lenong, Gambang Kromong, dan Pencak Silat. Untuk kegiatan tertentu, kita harus melekat dengan budaya Betawi," ujarnya.

Diketahui, gebyar Budaya Betawi tersebut telah berlangsung sejak 2-6 September 2019. Artinya, acara itu akan digelar selama lima hari.

Kata Sonti, dalam waktu lima hari itu akan diisi oleh berbagai peserta dari empat kategori perlombaan tersebut.

Pertama, pada 2 September 2019, akan diselenggarakan perlombaan Palang Pintu.

Kedua, pada 3 September 2019, akan diselenggarakan perlombaan Pencak Silat.

Ketiga, pada 4 September 2019, bakal diselenggarakan perlombaan musik khas Betawi, Gambang Kromong.

"Dan perlombaan 'Lenong' bakal berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 5 sampai 6 September. Dan gebyar budaya Betawi ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan," kata Kasudin Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Pusat, Sonti Pangaribuan, di tempat dan lokasi yang sama.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved