Resmi Diputar, Ini Tanggapan Warga Depok Terhadap Pemutaran Lagu Hati-hati di Lampu Merah

Selain lagu, ada juga imbauan untuk seluruh pengguna berisi pesan-pesan untuk selalu tertib berlalu lintas di jalan raya.

Resmi Diputar, Ini Tanggapan Warga Depok Terhadap Pemutaran Lagu Hati-hati di Lampu Merah
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Lokasi pemutaran lagu berjudul hati-hati milik Wali Kota Depok Mohammad Idris di lampu merah Simpang Ramanda, Pancoran Mas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Lagu berjudul hati-hati milik Wali Kota Depok Mohammad Idris, resmi diputar sejak Sabtu (30/8/2019) di lampu merah Simpang Ramanda, Pancoran Mas, Kota Depok.

Tak diputar setiap saat, lagu tersebut dapat didengar pengendara sejak pukul 06.00 WIB -10.00 WIB, dan pukul 16.00 WIB - 17.30 WIB.

Selain lagu, ada juga imbauan untuk seluruh pengguna berisi pesan-pesan untuk selalu tertib berlalu lintas di jalan raya.

Menanggapi pemutaran lagu dan pesan-pesan tertib berlalu lintas melalui speaker pengeras suara di lampu merah tersebut, sejumlah pengguna jalan pun memberikan komentarnya.

Mayoritas, pengguna jalan yang dijumpai TribunJakarta.com setuju dan juga mendukung.

"Bagus, sekaligus mengingatkan pengendaran roda dua dan empat yanh seringkali melakukan pelanggaran, ini inisiatif yang bagus dari pihak terkait, Setuju saya," ujar Supanda alias Bolang seorang pengendara di lokasi, Senin (2/9/2019).

Hal senada pun diutarakan oleh Diana, pejalan kaki yang dijumpai TribunJakarta.com tepat dibawah speaker pengeras suara yang tengah memutar lagu hati-hati.

Link live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia, Kamis 5 September 2019 Pukul 19.30 WIB di Mola TV

Kisah Rustam, Driver Ojol Tuli yang Sering Jadi Penumpang Hingga Ditolak Halus

Paduan Keju Dengan Makanan Nusantara Ternyata Hasilkan Rasa Nikmat, Simak Tipsnya

"Setuju, biar orang juga jadi lebih hati-hati karena ada pesan tertib berlalu lintas didalamnya," katanya.

Lanjut Diana, untuk sementara ini pemutaran lagu dan pesan tertib berlalu lintas dirasa cukup, lantaran masih tahap sosialisasi.

"Saya pikir untuk sementara waktu ini cukup, bagus-bagus saja. Ini kan masih sosialisasi juga," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved