ABG Belasan Tahun Ini Telah Berkali-kali Lakukan Pencurian Motor di Pamulang

Ferdy juga menjelaskan, modus pelaku mencuri motor adalah menggunakan kunci T dan obeng untuk membobol rumah kunci motor.

ABG Belasan Tahun Ini Telah Berkali-kali Lakukan Pencurian Motor di Pamulang
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
RAP (17), tersangka pencuri motor di Pamulang, menutup wajahnya, saat gelar rilis di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Selasa (3/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Sepak terjang RAP (17) di dunia pencurian motor sudah tidak diragukan lagi, ia telah mencuri lebih dari lima motor di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal itu terungkap setelah RAP tertangkap. Kali ini aparat Polsek Pamulang yang berhasil meringkusnya setelah beraksi di warnet Are Net di bilangan Jalan Benda Barat, Benda Baru, Pamulang, Minggu (25/8/2019).

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan, menjelaskan, di aksinya yang terakhir, ABG itu menggasak sepeda motor Yamaha Jupiter dari pemiliknya yang sedang bermain di warnet.

"Saat itu pelapor mendengar suara sepeda motornya jalan dan saat kelur dari warnet dan benar bahwa motornya telah hilang," ujar Ferdy saat mengkspos kasus tersebut di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Lengkong Gudang Timur, Serpong, Selasa (3/9/2019).

Dirlantas Polda Metro Jaya Sebut Ada Sejumlah Kantor Minta Dispensasi Kebijakan Ganjil Genap

Ferdy juga menjelaskan, modus pelaku mencuri motor adalah menggunakan kunci T dan obeng untuk membobol rumah kunci motor.

"Kunci T dan obeng ini adalah sarana yang digunakan pelaku," ujar Ferdy.

Ferdy menegaskan ABG tersebut adalah seorang residivis dengan kasus yang sama.

Ia tidak memiliki pekerjaan dan sudah putus sekolah.

"Pada saat diinterogasi pelaku mengakui telah mengambil sepeda motor di wilkum Pamulang lebih dari lima kali dan pelaku juga sebelumnya pernah masuk penjara dengan kasus yang sama," ujarnya.

Atas perbuatannya, RAP disangkakan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved