Breaking News:

Nenek Popon Tewas di Tangan Pemetik Teh, Sakit Hati Namanya Dicatut untuk Ngutang

Tersebab mengutang dengan mencatut nama rekannya, seorang nenek pemetik teh ditemukan tewas mengenaskan.

Editor: Y Gustaman
Net
Ilustrasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, SOREANG - Tersebab mengutang dengan mencatut nama rekannya, seorang nenek pemetik teh ditemukan tewas mengenaskan.

Warga menemukan jasad Nenek Popon (79) telentang di pemakaman RW 15, Blok B3 Saninten, Kampung Dewata, Desa Tenjolaya, Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Minggu (1/9/2019).

Berita kematian Nenek Popon sampai ke polisi. Anggota Polsek setempat langsung mengolah tempat kejadian perkara.

"Dari TKP korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk diautopsi," ujar Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan di Polres Bandung, Soreang, Selasa (3/9/2019).

Dalam kasus ini polisi memeriksa 8 saksi. Terungkap, Nenek Popon dan pelaku Adin (40) sempat berselisih.

Penyidik Satreskrim Polres Bandung dan Polsek Pasirjambu mengejar Popon dan menangkapnya di Pangalengan.

Hasil penyidikan, Adin sakit hati dengan korban yang mencatut namanya untuk mengambil barang di koperasi perkebunan tempat mereka bekerja.

"Mereka berdua sama-sama anggota koperasi dan karyawan perkebunan," sambung Indra.

Keluarga korban, beber Indra, menerangkan Nenek Popon keluar rumah pada Minggu (25/8/2019).

Mereka menduga Adin membunuh korban di hari yang sama.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved