Diduga Gunakan Hipnotis, Ibu Rumah Tangga Curi Uang Rp 8 Juta dari Pemilik Warung Nasi

Uang sebesar Rp 8 juta pun lenyap dibawa tersangka bernama Dewi Safitri (27), yang notabene seorang ibu rumah tangga.

Diduga Gunakan Hipnotis, Ibu Rumah Tangga Curi Uang Rp 8 Juta dari Pemilik Warung Nasi
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Tersangka pencurian di warung nasi di Pesanggrahan, Dewi Safitri (27), di Mapolsek Pesanggrahan, Rabu (4/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Seorang pemilik warung nasi menjadi korban pencurian dengan modus hipnotis.

Uang sebesar Rp 8 juta pun lenyap dibawa tersangka bernama Dewi Safitri (27), yang notabene seorang ibu rumah tangga.

Perisitiwa pencurian itu terjadi pada 30 Juli di warung nasi milik Tursi di Jalan Anggrek Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Tersangka ini berpura-pura membeli nasi, tapi dia bilang ke penjual harus menggunakan sterofoam," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Sukadi saat merilis kasus tersebut, Rabu (4/9/2019).

Dewi diduga telah melakukan survei lebih dulu ke warung nasi itu sebelum beraksi.

Pasalnya, ia sudah mengetahui jika di warung nasi milik Tursi tidak menyediakan sterefoam.

"Dengan tipu dayanya dia, si pedagang keluar begitu saja dari warungnya ketika dikasih uang Rp 50 ribu untuk beli sterofoam," jelas Sukadi.

VIDEO Kali Jambe di Tambun Bekasi Dipenuhi Sampah

Pengalaman Investigasi Lokasi Desa Penari, Vlogger Wahyu Purnomo Ungkap Kejanggalan yang Dirasakan

Di saat Tursi meninggalkan warungnya, Dewi pun masuk ke kamar korban untuk mengambil uang dan barang-barang berharga lainnya.

Akhirnya ia menemukan uang Rp 8 juta yang tersimpan dalam sebuah kotak.

"Setelah korban kembali, dia baru sadar kamarnya sudah berantakan. Uangnya juga sudah tidak ada," ujar Sukadi.

Polisi menangkap Dewi di rumahnya di Petukangan Utara pada 1 Agustus 2019.

Sukadi menjelaskan, Dewi ditangkap setelah Polisi menelusuri rekaman CCTV yang ada di warung nasi milik Tursi.

"Tersangka kita kenakan Pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," pungkas dia.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved