Breaking News:

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Usulkan Kunker Dikurangi Jika Anggota Dewan Dapat Tenaga Ahli

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Idris Ahmad angkat bicara soal wacana masing-masing anggota dewan mendapatkan staf atau tenaga ahli.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Idris Ahmad saat ditemui di kantornya, Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Idris Ahmad angkat bicara soal wacana masing-masing anggota dewan mendapatkan staf atau tenaga ahli.

Menurutnya, Fraksi PSI akan mendorong upaya-upaya yang bisa dilakukan demi meningkatkan kinerja anggota dewan.

"Sebenarnya kami sedang mempelajari beban kerja itu seperti apa, pada prinsipnya kami mendukung tatib apapun itu yang bisa meningkatkan kinerja," ucapnya, Selasa (3/9/2019).

Meski demikian, Idris mengaku masih belum bisa menentukan urgensi dari penggunakaan tenaga bagi masing-masing anggota DPRD.

Pasalnya, ini merupakan pengalaman pertama para kader PSI masuk menjadi anggota DPRD DKI.

"PSI partai baru nih, jadi kita belum lihat beban kerjanya. Pengaruh dari tenaga ahli atau memang belum optimal anggota dewan beserta fraksinya selama ini," ujarnya.

Bila nantinya setiap anggota dewan mendapatnya tenaga ahli, Idris mengaku akan mengusulkan untuk mengurangi kunjungan kerja (kunker) DPRD DKI.

Ia menilai, jumlah kunker anggota DPRD yang terlalu banyak seringkali menghambat rapat yang serusnya dihelat para anggota dewan.

"Percuma saja kalau tenaga ahli bertambah tapi Kunker enggak dibatasi. Rapat bisa tertunda kalau kunker ini terlalu banyak," kata Idris.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved